10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, Dan Keterangannya

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku-suku lain yang hidup di Nusantara. Selain dikenal dengan filosofi kehidupan, mitos, aturan watak istiadat, upacara watak Jawa, lagu khas, dan makanan-makanan uniknya, terkait dengan duduk masalah seni musik, masyarakat Jawa juga dikenal mempunyai sesuatu yang istimewa. Salah satu bukti yang sanggup mengambarkan keistimewaan tersebut contohnya ialah adanya beberapa alat musik tradisional Jawa Tengah yang sampai sekarang kita masih sanggup kita temukan.

Alat Musik Tradisional Jawa Tengah

Hal utama yang menciptakan masih eksisnya keberadaan pertunjukan seni tradisional Jawa di tengah arus globalisasi yang tanpa saringan ini ialah kecintaan masyarakat suku Jawa itu sendiri dalam melestarikan kebudayaan lokalnya. Kita patut mengapresiasi hal tersebut dan bisa mencontohnya, kemudian melestarikannya semoga anak cucu kita kelak bisa mengenal kebudayaan nenek moyangnya di masa silam. Nah, berikut ini ialah daftar alat musik tradisional Jawa Tengah beserta gambar dan keterangan singkatnya untuk pembelajaran bagi kita semua.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

1. Kendang

Kendang ialah alat musik tradisional Jawa Tengah yang terbuat dari kulit binatang (lembu, kambing, dan sapi) dan kayu (nangka, cempedak, dan kelapa). Dimainkan dengan cara ditepak dengan telapak tangan, alat musik ini menghasilkan suara yang sanggup menjadi penanda bagi pemain alat musik gamelan lainnya untuk mengatur tempo atau irama lagu.

2. Bonang

Bonang ialah alat musik tradisional yang juga dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini umumnya terbuat dari logam-logam menyerupai kuningan, perunggu, atau besi. Untuk memainkan alat musik ini, bonang dipukul memakai pemukul khusus yang terbuat dari kayu yang dilapisi dengan kain atau karet. Ada 2 jenis bonang, pertama ialah bonang barung yang berukuran lebih besar dan berfungsi sebagai pembuka atau penuntun dari sebuah iringan musik gamelan, dan bonang penerus yang berukuran lebih kecil dan dipakai pada saat-saat tertentu saja.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

3. Saron

Saron atau ricik merupakan bab dari alat musik gamelan yang termasuk keluarga balungan. Instrumen yang terbuat dari lembaran-lembaran logam ini dimainkan dengan cara dipukul memakai alat pemukul khusus yang terbuat dari kayu. Saat sesudah dipukul, wilahan harus dipencet atau dipathet untuk menghentikan dengungan yang dihasilkan sebelum wilahan lainnya dipukul.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

4. Demung

Demung ialah saron yang berukuran besar. Dalam sebuah pertunjukan, alat musik tradisional Jawa Tengah yang satu ini juga dimainkan dengan cara dipukul memakai pemukul khusus. Ada 2 jenis demung yang biasanya dimainkan, yaitu demung Slendro dan demung Pelog. Perbedaan keduanya terletak pada ukuran dan suara yang dihasilkan.

5. Kenong

Kenong ialah instrumen yang berfungsi sebagai penegas sebuah iringan musik dalam permainan gamelan. Alat musik tradisional Jawa Tengah yang satu ini juga dibunyikan dengan cara dipukul. Kenong mempunyai bentuk yang sama persis dengan bonang.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

6. Slenthem

Slenthem ialah alat musik tradisional Jawa Tengah yang dimainkan untuk menghasilkan dengungan rendah atau gema. Dengungan dari slenthem ini akan mengikuti nada saron dan balungan. Ia juga dimainkan dengan cara dipukul.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

7. Gong dan Kempul

Gong dan kempul terbuat dari timah atau tembaga. Alat musik tradisional Jawa Tengah ini juga dimainkan dengan cara dipukul.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

8. Gambang

Gambang ialah alat musik tradisional Jawa Tengah yang terbuat dari materi kayu dan difungsikan sebagai pangrengga lagu. Instrumen yang berbentuk rangkaian 20 bilah nada ini dimainkan dengan cara dipukul memakai tabung khusus.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

9. Siter

Siter ialah salah satu alat musik tradisional Jawa Tengah yang dimainkan dengan cara dipetik. Sumber suara yang berasal dari string (kawat) pada instrumen ini menghasilkan nada-nada serasi yang kian memperindah untaian musik gamelan. Ada 2 jenis siter, yaitu siter penerus (kecil) dan clempung (besar).

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya

10. Suling

Suling juga merupakan instrumen penting dalam permainan gamelan. Terbuat dari pring wuluh atau paralon, alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup ini menghasilkan nada-nada yang laras dan bisa melengkapi harmonisasi dari suara alat musik lainnya.

Kebudayaan masyarakat Jawa memang dikenal sebagai kebudayaan termaju di antara suku 10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Gambar, dan Keterangannya
Nah, demikian pemaparan kami mengenai 10 alat musik tradisional Jawa Tengah beserta gambar dan sekilas keterangannya. Semoga sanggup bermanfaat dan menambah wawasan kita. Jika ada yang kurang dimengerti, silakan ejekan pertanyaan melalui kolom komentar di bawah ini.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

7 Kerajaan Islam Di Jawa Dan Sejarah Perkembangannya

Masuknya Islam ke Indonesia ternyata bukan hanya merubah iman dan pandangan masyarakat Jawa terhadap konsep ketuhanan yang mereka anut sebelumnya, melainkan juga merubah bermacam-macam hal lain termasuk dalam bidang politik. Perubahan di bidang politik yang dianut masyarakat Jawa sehabis masuknya Islam dibuktikan dengan terbentuknya beberapa kerajaan Islam semenjak periode ke 15, dengan Kesultanan Demak yang menjadi pelopornya. Berikut ini kami akan bahas beberapa kerajaan Islam di Jawa lainnya sebagai suplemen wawasan untuk kita semua.

Kerajaan Islam di Jawa

 ternyata bukan hanya merubah iman dan pandangan masyarakat Jawa terhadap konsep ke 7 Kerajaan Islam di Jawa dan Sejarah Perkembangannya

1. Kesultanan Demak (1500 - 1550)

Kesultanan Demak ialah kerajaan Islam pertama dan terbesar di pesisir pantai utara Jawa. Kerajaan ini sebelumnya merupakan sebuah kadipaten dari kerajaan Majapahit. Setelah tiba dan masuknya dampak Islam serta dimulainya masa keruntuhan Majapahit, kadipaten ini kemudian berubah menjadi sebagai basis penyebaran Islam di Nusantara. Salah satu bukti peninggalan sejarah Islam di Indonesia dari kerajaan ini ialah Masjid Agung Demak. Masjid ini merupakan warisan peninggalan wali songo, para ulama penyebaran Islam di Jawa.

2. Kesultanan Banten (1524 - 1813)

Kerajaan Islam di Jawa yang selanjutnya berdiri di atas Tatar Pasundan. Kerajaan ini berjulukan Kesultanan Banten. Kerajaan ini berdiri sehabis kerajaan Demak mempeluas kekuasaannya ke pesisir barat Jawa. Maulana Hasanuddin (putra Sunan Gunung Jati) merupakan orang yang sangat berperan dalam penaklukan tersebut. Karena dampak kedatangan Belanda, kerajaan ini kemudian hanya bertahan sampai tahun 1813.

3. Kesultanan Cirebon (1552 - 1677)

Pada periode ke-15 dan 16 Masehi, kesultanan Cirebon ialah kerajaan Islam yang sangat ternama di seluruh Asia. Dalam jalur perdagangan dan pelayaran antar pulau pada masa silam, kesultanan ini menempati posisi yang sangat strategis. Selain menjadi jembatan dan tempat persinggahan para pedagang dan pelayar yang hendak berlayar ke Timur dan ke Barat, kerajaan Islam di Jawa yang satu ini juga menjadi sentra pertemuan kebudayaan dari bermacam-macam daerah.

4. Kesultanan Pajang (1568 - 1618)

Kerajaan Pajang ialah kerajaan Islam di Jawa Tengah yang menjadi kelanjutan dari Kerajaan Demak. Selepas maut Sultan Trenggana, kerajaan Demak kemudian runtuh. Daerah-daerah kekuasannya melepaskan diri dan membangun kerajaannya sendiri, termasuk kesultanan Pajang ini. Sekarang, kita masih sanggup menemukan bukti keberadaan kesultanan Pajang di masa silam. Reruntuhan dan pondasi keratonnya masih tersisa dan sanggup kita lihat di kelurahan Pajang, Kota Surakarta.

 ternyata bukan hanya merubah iman dan pandangan masyarakat Jawa terhadap konsep ke 7 Kerajaan Islam di Jawa dan Sejarah Perkembangannya

5. Kesultanan Mataram (1586 - 1755)

Kesultanan Mataram ialah kerajaan Islam di Jawa yang berdiri pada final periode ke-15. Raja pertamanya ialah Sutawijaya, putra Ki Ageng Pemanahan. Pada masa keemasannya, Kerajaan Mataram pernah menyatukan tanah Jawa. Kerajaan yang berbasis pada pertanian ini juga pernah memerangi VOC di Batavia. Beberapa peninggalan yang masih sanggup kita jumpai sampai kini antara lain adanya kampung Matraman di Jakarta, penggunaan hanacaraka dalam bahasa Sunda, sistem persawahan di Pantai Utara Jawa, politik feodal, dan beberapa batas wilayah manajemen yang sampai kini masih berlaku.

6. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kasunanan Surakarta Hadiningrat (1755-sekarang)

Selain 5 kerajaan di atas, ternyata masih ada 2 kerajaan Islam di Jawa yang sampai kini masih eksis. Kedua kerajaan tersebut ialah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan  Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kedua kerajaan ini merupakan belahan dari kerajaan Mataram Islam yang bubar akhir perebutan kekuasaan. Melalui perjanjian Giyanti pada tanggal 13 Februari 1755, Mataram resmi dipecah menjadi 2 sampai kini.

Nah, demikianlah pemaparan kami mengenai kerajaan Islam di Jawa beserta sejarah singkatnya. Semoga sanggup bermanfaat dan jikalau ada pertanyaan silakan olok-olokan melalui kolom komentar. Terima kasih.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Gunung Tertinggi Di Jawa ? Inilah Keterangan Dan Gambarnya Lengkap!

pulau Jawa dengan Gunung Semeru menjadi yang tertinggi. Cukup menakjubkan bukan? Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini kami akan paparkan daftar gunung tertinggi di Jawa dilengkapi ketinggian dan gambarnya lengkap.

Gunung Tertinggi di Jawa

Berikut ini daftar 10 gunung tertinggi di Jawa beserta gambar dan ketinggiannya lengkap mulai dari yang tertinggi hingga yang terendah.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

1. Gunung Semeru

Dengan puncak Mahamerunya yang mencapai tinggi 3.676 meter di atas permukaan laut, Gunung Semeru menjadi gunung tertinggi di Pulau Jawa. Secara administartif, gunung ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang di Jawa Timur. Gunung semeru juga menjadi gunung berapi ke-3 tertinggi di Nusantara, sesudah Kerinci di Sumatera Barat dan Gunung Rinjani di NTB.

2. Gunung Slamet

Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa yang menempati posisi ke-2. Dengan tingginya yang mencapai 3.428 meter di atas permukaan laut, gunung ini juga menjadi gunung tertinggi di Jawa Tengah. Secara administratif, wilayah gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Banyumas, Brebes, Tegal, Purbalingga, dan Pemalang.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

3. Gunung Sumbing

Gunung Sumbing ialah gunung api yang tingginya mencapai 3.371 meter di atas permukaan laut. Terletak di tiga kabupaten, yaitu Temanggung, Magelang, dan Wonosobo, gunung yang dijuluki sebagai Kledung Pass ini juga menjadi salah satu gunung tertinggi di Jawa. Tak diketahui secara pasti, kapan terakhir Gunung Sumbing ini meletus, namun sekarang di puncaknya masih terdapat sebuah kawah yang aktif.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

4. Gunung Arjuno

Gunung Arjuno ialah gunung api bertipe Strato yang tingginya mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut. Gunung ini berada di cakupan pengelolaan Taman Nasional Hutan Raya Raden Soerjo. Ia menempati urutan keempat dalam daftar gunung tertinggi di Jawa dan urutan kedua dalam daftar gunung tertinggi di Jawa Timur.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

5. Gunung Raung

Gunung Raung ialah gunung berapi yang terletak di wilayah administratif Kabupaten Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember. Dengan tingginya yang mencapai 3.332 meter di atas permukaan laut, gunung ini menjadi salah satu gunung tertinggi di Jawa dan menjadi puncak tertinggi di hamparan daerah pegunungan Ijen.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

6. Gunung Lawu

Gunung Lawu terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tingginya yang mencapai 3.265 meter di atas permukaan laut, menciptakan gunung ini juga menjadi salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa. Terakhir meletus pada November 1885, gunung ini telah usang menjadi gunung api yang tidak aktif.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

7. Gunung Welirang

Gunung Welirang ialah gunung api aktif yang punya ketinggian 3.156 meter di atas permukaan laut. Terletak di antara perbatasan Malang dan Mojokerto, gunung ini juga terletak dalam satu barisan yang sama dengan Gunung Kembar 1, Gunung Arjuno, dan Gunung Kembar 2.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

8. Gunung Sindoro

Gunung tertinggi di Jawa yang selanjutnya ialah Gunung Sindoro. Gunung yang terletak di bersahabat Kota Temanggung, Jawa Tengah ini menjadi gunung api aktif yang cukup dikenal oleh para pendaki dari seluruh dunia. Tingginya yang mencapai 3.150 meter di atas permukaan maritim dengan jalur pendakian yang tidak terlalu sulit menciptakan gunung ini menjadi favorit untuk para pendaki pemula.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

9. Gunung Merbabu

Gunung Merbabu ialah gunung api bertipe Strato yang secara administratif berada di wilayah Magelang dan Boyolali. Gunung yang dalam naskah-naskah kuno masa sebelum masuknya Islam ke Indonesia dikenal dengan nama Gunung Damalung ini memiliki tinggi 3.145 meter di atas permukaan laut.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!

10. Gunung Argopuro

Gunung Argapura ialah gunung berapi aktif yang memiliki tinggi 3.088 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di wilayah administratif kabupaten Lumajang, Probolinggo, Bodowoso, Jember, dan Situbondo. Sama ibarat gunung Merapi, gunung ini juga dikenal dengan punya banyak mitos dan misteri. Konon, puncuk gunung ini menjadi ialah kediaman dari Dewi Rengganis, adik dari Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul.

 merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dilewati oleh sirkum mediterania Gunung Tertinggi di Jawa ? Inilah Keterangan dan Gambarnya Lengkap!
Demikianlah daftar gunung tertinggi di Jawa beserta ketinggian dan gambar lengkapnya. Semoga artikel ini sanggup membantu kiprah sekolah Anda dan sanggup memperkaya wawasan Anda wacana hamparan bentang alam di Indonesia.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

5 Cerita Nabi Musa As : Firaun, Nabi Khidir, Mukjizat, Dan Lainnya Lengkap

Nabi Musa A.S dilahirkan di Mesir pada zaman pemerintahan Raja Firaun. Firaun yaitu raja kafir yang bahkan menganggap dirinya sebagai Tuhan semesta alam, sehingga ia sangat kejam. Pada artikel kali ini kita akan mengupas semua kisah Nabi Musa AS mulai dari yang berafiliasi dengan firaun, mukzijat, nabi khidir AS, hingga kisahnya dengan Bani Israil. Mari disimak!

Kisah Nabi Musa dan Firaun

Pada suatu malam, Firaun bermimpi bahwa mahkota yang dipakainya hilang. Untuk mengartikan mimpi tersebut, Firaun memanggil jago ramalnya. Berdasarkan ramalan, mimpi itu disebut merupakan menerangkan bahwa pada suatu masa kekuasaan raja akan terancam oleh seorang bayi pria yang sebentar lagi akan dilahirkan. Mendengar arti mimpi tersebut, Firaun kemudian memerintahkan bala tentaranya untuk membunuh semua bayi pria yang lahir di negerinya.


Ketika bayi pria putra dan istrinya, Yukabad telah berusia 3 (tiga) bulan, Alloh memperlihatkan inspirasi kepada Yukabad ibu Musa. Ilham berisi perintah biar bayinya disembunyikan dalam peti dan dihanyutkan ke Sungai Nil. Ibunda Musa a.s., Yukabad dilarang bersedih hati dan lantaran Tuhan swt. Menjamin akan mengembalikan bayinya itu dan kelak ia akan menjadi seorang nabi dan rasul.

Akhirnya, peti yang dihanyutkan itu ditemukan oleh istri Firaun yang berjulukan Siti Asiah. Pada ketika itu, Asiah sedang bersantai bersama dayangnya di tepi Sungai Nil. Bayi itu diambil dan dijadikan sebagai anak angkatnya dan dimulailah cerita Nabi Musa dan Firaun yang begitu dikenal ke seluruh penjuru dunia.

Hampir saja bayi itu dibunuh oleh Firaun, tetapi dicegah oleh istrinya, alasannya yaitu ia tidak punya anak dan ia sangat sayang kepada bayi itu, hingga hendak mengangkatnya sebagai anaknya. Ketika bayi itu menangis hendak menyusu, istri Firaun segera mencari seorang perempuan untuk menyusukannya. Akan tetapi, anehnya setiap perempuan yang disuruhnya tidak sanggup menyusukannya. Oleh lantaran bayi itu tidak mau, sehingga istri Firaun merasa kesedihan. Namun, akibatnya ada juga seorang perempuan yang sanggup menyusukannya dan ternyata ibu yang menyusukannya itu yaitu Yukabad, ibunya sendiri.

Musa dibesarkan dalam istana kerajaan Firaun. Ketika Musa telah dewasa, dia angkat oleh Tuhan swt. dijadikan utusan-Nya untuk membebaskan kaumnya yang ditindas oleh Firaun.

Mukjizat Nabi Musa

Sedikitnya ada 5 (lima) macam mukjizat yang diberikan oleh Tuhan swt. kepada Nabi Musa A.S.. Mukjizat tersebut yaitu sebagai berikut:
  1. Ketika Nabi Musa a s. dikejar-kejar oleh tentara Firaun, Nabi Musa diperintahkan untuk memukulkan tongkatnya ke Laut Merah. Setelah tongkatnya dipukulkan ke laut, atas kekuasaan Tuhan swt. di tengah maritim itu terdapat jalan raya. Nabi Musa a.s. bersama kaumnya menyeberang ke seberang lautan dan selamat dari kejaran tentara Firaun. Sementara Firaun dan tentaranya karam ditelan Laut Merah
  2. Di dalam surat Al A'raf ayat 160 diterangkan oleh Tuhan bahwa tongkat Nabi Musa a.s. dipukulkan ke sebuah kerikil dan memancarkan air dari kerikil besar itu
  3. Dalam surat Al Araf ayat 107, 117-120 dikisahkan, ketika Firaun mengumpulkan seluruh tukang sihir untuk memamerkan kehebatannya. Tukang-tukang sihir tersebut mengakibatkan tali tali menjadi ular beribu-ribu, Nabi Musa a.s. melemparkan tongkatnya dan berkembang menjadi seekor ular besar dan menelan habis semua ular tukang sihir Raja Firaun Firman Alah Faalqa tasahu faiza hiya su'bänum mubin Artinya: "Maka Musa melemparkan tongkatnya, kemudian tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar" (Q.S.AlAraf 17]: 107)
  4. Gunung Sinai atas kehendak Tuhan swt. diangkat oleh Nabi Musa a.s
  5. Mukjizat Kisah Nabi Musa a s. yang lain, dikirimnya belalang, kutu, katak, dan darah ke tengah-tengah kaum Raja Firaun.

Nabi Musa Membelah Lautan

Kisah Nabi Musa bersama pengikutnya Bani lsrail lari menyelamatkan diri. Firaun bersama tentaranya terus mengejar Nabi Musa dan pengikut-pengikutnya. Sampailah mereka di tepi maritim dan terdesak tentara Firaun. Atas perintah Tuhan swt., Nabi Musa memukulkan tongkatnya ke atas air laut. Seketika maritim terbelah dua dan di tengahnya ada jalan raya ang sangat luas dan indah. Nabi Musa bersama pengikutnya segera lari melalui jalan raya itu dan sampailah ke seberang lautan. Sementara itu, Firaun bersama tentaranya terus mengejar mengikuti jalan raya di tengah maritim itu. Pada ketika seluruh tentara Firaun telah berada di tengah-tengah jalan raya tersebut, maritim yang terbelah dua itu berubah kembali menjadi air laut. Maka tenggelamlah Firaun dan semua tentaranya di tengah maritim Merah. Akhir cerita Nabi Musa dengan seluruh pengikutnya selamat hingga di seberang Laut Merah, atas pertolongan Tuhan swt.

Kisah Nabi Musa AS. dengan Lembu Betina

Pada telah terjadi suatu pembunuhan lantaran harta pusaka. Namun tidak diketahui siapa yang membunuhnya. Kemudian Nabi Musa a.s. memerintahkan untuk menyembelih seekor lembu betina. Setelah lembu itu disembelih, maka diambil ekornya kemudian dipukulkan pada jenazah tersebut. Dengan izin Tuhan swt. jenazah tersebut hidup kembali kemudian berkata: "Yang membunuh saya yaitu anakku sendiri". Setelah jenazah tersebut berbicara kemudian mati kembali. Kisah ini tertuang dalam Firman Tuhan berikut:
"Lalu Kami berkata: Pukullah jenazah itu dengan sebagian dari anggota sapi betina itu. Demikianlah Tuhan menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan padamu gejala kekuasaan Nya biar kau mengerti." (Q.S. Al Baqarah [2]: 73)

Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidhir

Untuk membuktikan kekurangan-kekurangan Nabi Musa, Tuhan swt. memerintahkan Musa menemui seorang hamba Tuhan di suatu tempat. Ia yaitu hamba yang saleh dan cerdas.

Atas perintah Tuhan swt., Nabi Musa a.s. akibatnya mencari dan menemukan Nabi Khidhir A.S., seorang hamba Tuhan yang dikaruniakan ilmu yang sangat luas. Mahaguru ini berpesan kepada Nabi Musa a s. yang ingin berguru kepadanya dengan syarat tidak menanyakan segala perbuatan yang dilakukan sebelum waktunya diterangkan dan dijelaskan. Adapun perbuatan-perbuatan Nabi Khidhir a s. yang dipesan supaya jangan ditanyakan sebelum dijelaskan tersebut yaitu sebagai berikut :
  1. Perbuatan pertama yang dilakukan Nabi Khidhir a s. yaitu mengambil beberapa papan geladak kapal yang sedang ditumpangi, kemudian melubangi kapal itu. Nabi Musa a.s. lupa akan janjinya dan terus bertanya: "Mengapa engkau lubangi kapal ini, hai Khidhir”? Nabi Khidhir a.s. enggan menjawab, tetapi dikatakan pula "Bukankah sudah kukatakan bahwa engkau tidak akan sabar mengikuti saya ?”
  2. Perbuatan kedua, Nabi Khidhir membunuh seorang anak kecil. Ini dianggap oleh Nabi Musa a s. sebagai suatu perbuatan yang mungkar. Nabi Musa lupa kepada janjinya untuk tidak bertanya kepada Nabi Khidhir: "Mengapa engkau bunuh anak yang masih suci tanpa dosa, hai Khidhir?" Nabi Khidhir berkata: "Bukankah sudah katakan bahwa engkau tidak akan sanggup bersabar bersamaku?”.
  3. Perbuatan ketiga, Nabi Khidhir mengajak Nabi Musa a.s. untuk menegakkan dinding memperbaiki sebuah bangunan yang telah roboh. Nabi Musa a.s. tidak sabar lag dan lupa pada janjinya, ia pribadi bertanya kepada Nabi Khidhir: "Mengapa engkau tidak mau meminta upah memperbaiki bangunan rusak itu, hai Khidhir”? Nabi Khidir tidak menjawab. oleh lantaran Nabi Musa sudah tiga kali melanggar kesepakatan untuk tidak bertanya sebelum masalah itu dijelaskan, maka Nabi Khidhir menyatakan semenjak tu berpisah dengan Nabi Musa a s.

Namun, sebelum berpisah Nabi Khidhir menjelaskan apa yang telah dilakukan itu. Penjelasannya yaitu sebagai berikut:
  1. Perbuatan pertama saya lakukan, lantaran di negeri itu ada seorang raja yang suka merampas kapal milik rakyat yang masih baik. Kapal yang saya lubangi itu yaitu milik orang yang sangat miskin dan merupakan kapal satu-satunya yang sanggup dijadikan sumber penghasilan bagi keluarganya. Oleh alasannya yaitu itu kapal tersebut saya lubangi biar tidak ikut dirampas oleh raja yang zalim itu.
  2. Perbuatan kedua saya lakukan, lantaran anak kecil itu kelak akan menciptakan fitnah bagi kedua orang tuanya apabila dia sudah dewasa.
  3. Perbuatan ketiga, saya perbaiki bangunan dan dinding rumah itu, lantaran bangunan milik anak yatim. Di bawah rumah tersebut tersimpan harta pusaka yang sangat banyak biar kelak ia mengambil harta pusakanya di bawah tembok yang saya perbaiki.

“Wahai Musa, apa yang saya lakukan bukan atas kemauan dan kehendak pribadi, tetapi atas tuntunan wahyu Tuhan swt. Aku berharap biar semua yang terjadi di hadapanmu ini akan menjadi pelajaran yang mendatangkan manfaat bagi umatmu demikian pesan Nabi Khidir yang mengakhiri cerita Nabi Musa dan Nabi Khidir.

Untuk kesempurnaan tugasnya sebagai seorang rasul, cerita Nabi Musa as. Dilanjutkan dengan melaksanakan perjalanan ke Bukit Sina. Di sana ia mendapatkan kitab suci Taurat, sesudah 40 malam menetap di bukit tersebut. Selama kepergiannya itu, sebagian umatnya banyak yang murtad, padahal ia sudah meminta pemberian kepada saudaranya, Nabi Harun, AS. Sebagian umatnya menyembah patung sapi dari emas yang sanggup berbicara. Patung tersebut yaitu hasil karya pematung berjulukan Samiri, bapak Dajjal.

Demikianlah beberapa cerita Nabi Musa AS bersama Firaun, mukjizat, cerita Nabi Musa dan Nabi Khidir, serta kisah-kisah lainnya. Semoga sanggup menjadi pelajaran bagi kita semua. Salam.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/