Tari Maengkat, Sejarah, Gerakan, Dan Pembahasan Lengkap

Tari maengket yakni salah satu tarian tradisional Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat etnis Minahasa, Sulawesi Utara. Tarian ini merupakan simbol ucapan rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah dan sering dipentaskan dikala upacara pesta panen padi setiap tahun. Salah satu kawasan di Minahasa yang masih menggelar upacara kebudayaan ini contohnya di Desa Ranowangko, Kecamatan Kombi. Berikut kita akan bahas seputar tarian unik satu ini mulai dari asal usul, sejarah, gerakan, kostum, musik pengiring, hingga perkembangannya.

Asal Usul Sejarah Tari Maengket

Beberapa budayawan dan hebat sejarah meyakini bahwa asal permintaan tari maengket bermula dari kebudayaan masyarakat Minahasa zaman dulu dikala pertama kali mereka mengenal perjuangan budidaya pertanian. Tak diketahui siapa penciptanya, yang jelas, tarian yang biasa dipentaskan dikala pesta panen ini kini telah berkembang dengan sangat pesat, mulai dari variasi gerakan dan koreografinya, hingga dari tujuan penggunaannya.

 yakni salah satu tarian tradisional Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat et Tari Maengkat, Sejarah, Gerakan, dan Pembahasan Lengkap
Tarian maengket kini bukan hanya dimainkan dikala menjelang panen saja. Saat ada tamu agung atau dikala hari-hari besar, tarian ini juga sering dipentaskan sebagai tari hiburan. Bahkan tari maengket beberapa tahun terakhir juga sudah menjadi salah satu ikon wisata budaya di Provinsi Sulawesi Utara.

Gerakan Tari Maengket

Tari maengket pada perkembangannya, terbagi menjadi beberapa jenis gerakan. Masing-masing gerakan ini ditujukan tentunya untuk tujuan yang berbeda-beda. Berikut yakni masing-masing gerakan tersebut.
  1. Maowey Kamberu; Gerakan tari maengket yang pertama yakni Maowey Kamberu atau Owey Kamberu. Gerakan ini yakni gerakan yang menyimbolkan ucapan rasa syukur atas hasil pertanian yang berlimpah sehabis masyarakat bejibaku dalam perjuangan menanam dan merawat padinya. Gerakan ini dipimpin oleh seorang Walian in Uma denga memanjatkan doa-doa tertentu hingga dia kesurupan dewi bumi.
  2. Marambak; Marambak yakni gerakan tarian maengket yang menggambarkan semangat gotong royong (mapalus) dalam menciptakan rumah baru. Gerakan tarian ini biasa dipentaskan dikala pemilik rumah gres mulai mengisi rumahnya (rurumbak). 
  3. Lalayaan; Lalayaan yakni gerakan tarian Maengket yang menggambarkan dongeng bagaimana para bujang gadis Minahasa dalam mencari jodoh mereka. Tarian ini juga sering disebut tarian pergaulan muda-mudi.

Kostum Tari Maengket

Tari maengket yakni contoh tari berpasangan yang umumnya dimainkan oleh 20 hingga 30 orang penari, 15 penari laki-laki dan 15 penari wanita. Kesemua penari tersebut akan memakai pakaian atau kostum berwarna cerah, ibarat merah, biru, merah jambu, kuning, hitam, hijau, dan putih. Khusus untuk penari laki-laki umumnya akan memakai properti berupa ikat kepala berwarna merah.

 yakni salah satu tarian tradisional Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat et Tari Maengkat, Sejarah, Gerakan, dan Pembahasan Lengkap

Iringan Musik

Selama menari, para penari akan diiringi oleh permainan instrumen atau alat musik tradisional berupa tambur, tetengkoren (tuked), kolintang besi (momongan), dan gong. Selain dengan iringan tersebut, para penari juga akan menyanyi bahu-membahu untuk memeriahkan suasana. Lagu yang dinyanyikan dalam hal ini tentunya yakni lagu bernuansa adat.

Nah, itulah sekilas pembahasan wacana asal usul, sejarah, gerakan, kostum, dan aneka macam hal mengenai tari maengkat. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Pengertian Properti Tari Dan 14 Teladan Penggunaannya

Properti tari ialah salah satu unsur yang hampir selalu ada di setiap jenis dan ragam tarian. Properti tari merupakan semua alat yang dipakai sebagai media atau perlengkapan dari pementasan suatu tarian. Pada dasarnya, penggunaan properti tari ditujukan untuk menawarkan kesan keindahan sekaligus sebagai media untuk memberikan makna yang terkandung dari suatu tarian. Berikut ini kita akan membahas lebih dalam lagi mengenai pengertian properti tari beserta beberapa pola properti yang dipakai dalam tarian-tarian tradisional Indonesia.

Pengertian Properti Tari

Sebagaimana disebutkan di atas, properti tari sanggup didefinisikan sebagai suatu alat yang dipakai dalam satu tarian untuk tujuan menaikan nilai estetika tarian tersebut, sekaligus sebagai media penyamapian pesan atau makna.

 ialah salah satu unsur yang hampir selalu ada di setiap jenis dan ragam tarian Pengertian Properti Tari dan 14 Contoh Penggunaannya
Bentuk, ragam dan jenis properti tari ada sangat banyak sekali. Masing-masing tari tradisional di Indonesia mempunyai propertinya sendiri-sendiri. Namun, yang perlu diketahui ialah penggunaan properti tari haruslah mempertimbangkan fungsi, jenis, dan asas pakainya secara baik dan benar. Alasannya ialah alasannya ialah proporsi penggunaan properti  umumnya secara fundamental akan memilih tingkat penguasaan keterampilan penari terhadap suatu jenis tarian tersebut. Penguasaan properti tari yang dipakai merupakan faktor yang harus diperhatikan untuk membuat format garapan dan pementasan tari yang berkualitas.

Ragam Properti Tari Tradisional Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat kaya akan ragam budaya, termasuk budaya dan kesenian tari. Berbagai etnis dan kawasan di nusantara niscaya mempunyai tarian adatnya masing-masing. Nah, masing-masing tarian watak tersebut tentu kebanyakan pastilah memakai media atau properti sebagai komplemen keindahan dan penyampai makna. Ada tarian yang memakai selendang, kipas, payung, topeng, lilin, piring, tombak, mandau, atau senjata tradisional lainnya, dan masih banyak lagi.

Berikut ini ialah tabel yang berisi daftar tarian tradisional indonesia beserta asal kawasan dan properti yang digunakannya. Silakan disimak.
No. Nama Tarian Asal Daerah Properti Tari
1. Tari Reog Ponorogo Reog
2. Tari Pendet Bali Bokor
3. Tari Kipas Pakarena Sulawesi Selatan Kipas
4. Tari Topeng Cirebon Cirebon Topeng
5. Tari Kuda Lumping Jawa Tengah Kuda Lumping
6. Tari Piring Sumatera Barat Piring
7. Tari Remong Jawa Timur Selendang
8. Tari Baksa Kembang Kalimantan Selatan Rangkaian Bunga
9. Tari Golek Manis Jawa Tengah Boneka
10. Tari Payung Sumatera Barat Payung
11. Tari Legong Bali Kipas
12. Tari Lengger Jawa Tengah Selendang
13. Tari Jaipong Jawa Barat Selendang
14. Tari Serampang Dua Belas Riau Sapu tangan
15. Tari Bondan Jawa Tengah Payung, Boneka Bayi, Kendi
Nah, demikianlah pembahasan mengenai pengertian properti tari beserta bermacam-macam pola penggunaannya dalam tarian-tarian tradisional di Nusantara. Semoga sanggup membantu Anda dan menjadi warta yang berguna. Salam.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Tari Bondan: Asal Usul, Sejarah, Dan Pembahasan Lengkapnya

Tari Bondan ialah salah satu rujukan tari klasik yang berasal dari kawasan Surakarta, Jawa Tengah. Dibandingkan dengan tari-tarian tradisional lainnya, tari bondan dianggap mempunyai keunikan tersendiri. Tarian yang dimainkan dengan properti berupa payung, boneka bayi dan kendi ini dikatakan unik alasannya ialah aneka macam gerakannya menceritakan wacana kisah dan kasih sayang seorang ibu kepada anak bayinya. Simak penelusuran kami mengenai asal usul, sejarah, gerakan, dan isu mengenai tarian tersebut berikut ini.

Tari Bondan

Tari bondan ialah tari yang terlahir dari kebudayaan masyarakat Surakarta masa silam. Tarian ini mengisahkan wacana seorang ibu yang mengasuh anaknya, memperlihatkan kasih sayang, dan merawat bayinya sampai besar. Tidak diketahui siapa bergotong-royong orang yang menciptakannya, yang terperinci tarian ini, sekarang menjadi sangat terkenal dan sering dipentaskan dalam aneka macam kesempatan.

 ialah salah satu rujukan tari klasik yang berasal dari kawasan Surakarta Tari Bondan: Asal Usul, Sejarah, dan Pembahasan Lengkapnya

Sejarah dan Asal Usul Tari Bondan

Berdasarkan sejarahnya, Tari Bondan dulunya merupakan tarian wajib bagi para kembang desa di kerajaan Mataram Lama. Tarian ini dimainkan untuk menandakan jati diri sebagai seorang yang meski cantik, tapi tetap mempunyai jiwa keibuan.

Pada perkembangannya, tari bondan lalu terbagi menjadi 3 varian berbeda menurut penggunaannya, yaitu Tari Bondan Cindogo, Tari Bondan Mardisiwi, dan Tari Bondan Tani. Perbedaan dari ketiga jenis tari bondan tersebut bukan hanya terletak pada kostum yang digunakan, iringan musik, serta gerakannya saja, melainkan juga pada sub-tema yang diangkat.

Tari bondan cindogo ialah tarian yang menggambarkan wacana kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya yang akibatnya meninggal dunia, sehingga lebih bernuansa sedih, tari bondan mardisiwi lebih mengarah pada kebahagiaan seorang ibu yang pertama kali dikaruniai momongan, sementara tari bondan tani lebih mengangkat kehidupan ibu-ibu di desa yang selain berkewajiban mengasuh anaknya juga membantu suaminya bekerja di sawah.

Kostum Tari Bondan

Para penari bondan wajib mengenakan kostum khusus pakaian watak khas gadis desa Jawa ketika akan menari. Untuk tari bondan cindogo dan bondan mardisiwi, para penari harus mengenakan busana berupa kain yang diwiron, baju kotang, jamang, dan properti tari berupa kain jarek, kendi, payung kertas, serta boneka. Sedangkan untuk tari bondan tani, para penari lazimnya mengenakan topi caping, menggendong rinjing atau tenggok, dan membawa alat-alat pertanian menyerupai sabit atau golok.

 ialah salah satu rujukan tari klasik yang berasal dari kawasan Surakarta Tari Bondan: Asal Usul, Sejarah, dan Pembahasan Lengkapnya

Iringan Musik Tari Bondan

Untuk mengiringi tarian, musik atau lagu gending akan dimainkan sepanjang pertunjukan. Gending yang dimainkan tentunya mempunyai ritme yang halus dan santai, menggambarkan kepribadian gadis-gadis Jawa yang lembah manah dan bersopan santun. Contoh gending yang dimainkan tersebut contohnya gending ayak-ayakan dan ladrang ginonjing.

Nah, itulah pembahasan sekilas wacana sejarah Tari Bondan, mulai dari asal-usul, sejarah, gerakan, sampai perkembangan kelestariannya ketika ini. Adanya kesenian tari Bondan khas Surakarta ini tentu harus kita apresiasi, salah satunya dengan cara melestarikannya pada generasi anak dan cucu kita. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Ajian Jaran Goyang Dan Bukti Keampuhannya

Ajian jaran goyang yaitu salah satu ajian yang diyakini mempunyai keampuhan untuk menaklukan dan memikat hati wanita. Dalam dunia spiritualis, ajian satu ini dikenal mempunyai imbas yang sangat ampuh, bahkan lebih ampuh dibandingkan dengan ajian semar mesem. Meski terbilang ampuh, cukup umur ini ajian jaran goyang sudah mulai punah dan dilupakan. Padahal, pada zaman dahulu, ajian ini sempat tenar dan menjadi andalan para pemuda yang kepincut dan berusaha menaklukan hati seorang perawan. Penasaran menyerupai apa seluk beluk mengenai ajian jaran goyang ini? Simak uraian berikut ini!

Ajian Jaran Goyang

Berdasarkan sejarah dan asal usulnya diketahui bahwa ajian jaran goyang bahu-membahu merupakan ajian yang diciptakan oleh seorang mpu berjulukan Ki Buyut Mangun Tapa. Ki Buyut Mangun Tapa sendiri merupakan seorang sakti yang banyak membuat karya-karya bidang ilmu spititual, termasuk dalam hal ilmu pelet.

 yaitu salah satu ajian yang diyakini mempunyai keampuhan untuk menaklukan dan memikat hat Ajian Jaran Goyang dan Bukti Keampuhannya
Ia menyusun sebuah kitab yang berisi wacana banyak sekali belakang layar ilmu percintaan. Kitab yang diberi nama "Mantra Asmara" itu, berdasarkan kepercayaan sempat direbut oleh Nini Pelet, dan digunakannya untuk perbuatan jahat. Nini pelet menaklukan banyak laki-laki, termasuk raja-raja Jawa zaman dulu alasannya yaitu ilmu dan ajian yang terdapat dalam kitab buatan Ki Buyut Mangun Tapa.

Waktu berselang. Kini, legenda mengenai kitab Mantra Asmara, Ki Buyut Mangun Tapa, dan Ajian Jaran Goyang sudah mulai dilupakan. Hanya sedikit orang-orang masa sekarang yang mengetahuinya. Padahal dengan ilmu tersebut, mereka sanggup dengan gampang mendapat jodoh yang diinginkannya. Mereka sanggup menaklukan lawan jenis yang dicintainya dengan ajian-ajian asmara yang dibentuk Ki Buyut Mangun Tapa. Salah satunya yaitu dengan ajian jaran goyang.
Cara Menggunakan Keris Semar Mesem untuk Dagang
Penampakan Nyi Roro Kidul Asli ini Bikin Geger
Asal Usul Nyi Blorong dan Legenda Pesugihannya

Cara Melakukan Ajian Jaran Goyang

Bagi Anda yang mungkin berminat untuk mencoba atau menjajal kesaktian dan keampuhan ajian jaran goyang, pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan bagaimana tahapan dan caranya sesuai menyerupai yang diajarkan oleh kakek buyut saya. Yang jelas, bagi Anda yang tidak mempercayai wacana hal-hal mistis, sebaiknya tidak menertawakan dan mencemooh apa yang saya sampaikan ini. Jika ingin membuktikannya, silakan coba sendiri.

 yaitu salah satu ajian yang diyakini mempunyai keampuhan untuk menaklukan dan memikat hat Ajian Jaran Goyang dan Bukti Keampuhannya
Untuk sanggup memperoleh karomah dari ajian jaran goyang, ada beberapa ritual yang harus Anda lakukan. Beberapa ritual tersebut antara lain:
  • Puasa mutih ngepel selama 7 hari. Puasa mutih ngepel yaitu puasa yang dilakukan menyerupai biasa, hanya saja dikala berbuka kita hanya diperbolehkan makan 3 kepal nasi dan 1 gelas air putih.
  • Selama berpuasa, hindarilah berbicara hal yang tidak penting, mendengar hal yang tidak perlu, dan melihat hal yang tidak baik.
  • Selama berpuasa, baca mantra ajian jaran goyang ketika tengah malam sebanyak 11 kali, dikala fajar 21 kali, dan dikala karam matahari sebanyak 41 kali. Adapun mantra ajian jaran goyang terlampir di bawah ini.
  • Setiap kali membaca mantra ajian jaran goyang, bayangkanlah perempuan atau pria yang ingin Anda taklukan hatinya.
  • Selama 7 hari Anda mejalani ritual ajian jaran goyang ini, setiap malamnya, sasaran akan terus dihampiri oleh bayang-bayang ruh suci laduni yang akan membuat sasaran menjadi terus memikirkan Anda.
“Niyat ingsun amatek ajiku sijaran goyang.
Tak goyang ing tengah latar, cemetiku sodo lanang
Upet upet ku lewe benang.
Tak sabetake gunung jugrug kerikil gempur
Tak sabetake segoro asat
Tak sabetake ombak gedhe sirep
Tak sabetake atine si [SEBUT NAMA TARGET]
Pet sidho edan ora edan sidho gendeng ora gendeng
Ora mari mari yen ora ingsun sing nambani”.
Setelah melaksanakan kelima langkah tersebut, di malam terakhir ritual, Anda akan mendapati si sasaran akan jadi tergila-gila pada Anda. Segala apa yang Anda mau niscaya akan ia berikan alasannya yaitu rasa cintanya pada Anda.

Yang perlu Anda ingat yaitu Anda dihentikan menerapkan ajian jaran goyang pada sasaran yang hanya akan dibentuk main-main. Anda harus serius padanya, serius untuk menimbulkan pasangan hidup Anda selama-lamanya. Karena kalau tidak sasaran sanggup abnormal alasannya yaitu ia akan terus memikirkan Anda.

Nah, itulah pemaparan seputar ajian jaran goyang yang sanggup saya sampaikan. Anda boleh percaya boleh juga tidak. Yang terperinci saya sendiri pernah mencobanya dan efeknya luar biasa. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Kisah Faktual Mati Suri Di Kampung Saya

Fenomena mati suri ialah salah satu fenomena yang sampai kini masih belum terungkap oleh ilmu pengetahuan. Bukan hanya di dalam negeri, fenomena ini rupanya terjadi juga di luar negeri. Tak sedikit orang yang mengalami fenomena langka ini. Anak-anak, orang dewasa, tua, muda, perempuan maupun pria, semuanya sanggup mengalami mati suri, tentunya atas kehendak dan izin Alloh. Nah, pada kesempatan kali ini tim blog kisah asal undangan akan memberikan satu kisah faktual mati suri yang pernah dialami oleh tetangga penulis. Seorang kakek renta yang kini hidup kembali dan menjalani harinya menyerupai biasa. Silakan disimak untuk pelajaran untuk kita semua.

Kisah Nyata Mati Suri

Mbah Ngadio, seorang kakek renta berusia 67 tahun tetangga desa saya, tak pernah membayangkan sebelumnya untuk sanggup mengalami sesuatu yang tak sanggup dirasakan semua orang. Dia terpilih di antara sekian juta orang untuk mengalami fenomena mati suri dalam hidupnya. Kisah faktual mati suri yang ia alami itu terjadi sekitar 2 tahun lalu, ketika saya masih duduk di kelas 3 SMA.

Fenomena mati suri ialah salah satu fenomena yang sampai kini masih belum terungkap oleh  Kisah Nyata Mati Suri di Kampung Saya
Pagi itu, menyerupai pagi yang biasa bagi mbah Ngadio. Setelah bangkit tidur dan minum kopi, ia mandi untuk menyegarkan kembali tubuhnya yang sudah renta itu. Ia kini memang tengah menikmati masa pensiun sehabis usia mudanya dihabiskan menjadi seorang guru sekolah dasar di kampung saya.

Mbah Ngadio hidup di rumah kecil bersama anak perempuannya yang masih gadis. Ragil dari 8 bersaudara itu memang ditugasi untuk mengurusi bapaknya, sementara kakak-kakaknya bekerja mencari nafkah di Magelang.

Selepas ba’da dzuhur, tak diduga sebelumnya, Mbah Ngadio tiba-tiba ditemukan sudah tidak bernafas lagi. Di ruang tengah daerah ia biasa menghabiskan waktu sehari-hari, ia diketahui sudah meninggal dunia. Mbak Minah, anak gadisnya itulah yang menemukannya.
Singkat cerita, rumah Mbah Ngadio telah ramai dikunjungi para pelayat. Mbah Ngadio memang orang yang ramah dan supel. Semua orang menyukainya. Ia juga dikenal sangat murah hati dan sering menolong orang yang kesusahan. Semua orang merasa kehilangannya, sehingga masuk akal bila isak tangis menyertai prosesi pemandian jenazahnya.

Semua orang yang hadir melayat mbah ngadio tak pernah mengira sebelumnya bila pada hari itu, mereka akan menjadi saksi kebesaran Alloh. Menjadi saksi dari kisah faktual mati suri yang tak semua orang sanggup mengalaminya.

Jenazah Mbah Ngadio usai dikafani dan disholat. Anak-anaknya dari kota pun sudah kumpul semua. Kini datang waktunya untuk mengantarkan ia ke rumah terakhirnya. Liang kubur yang sunyi dan gelap.

Iring-iringan pelayat yang tak henti mengumandangkan tahlil mengantar kepergian Mbah Ngadio. Perjalanan dari rumah sedih ke areal pemakaman sekitar 20 menit. Pemanggul mayat berganti-gantian. Sawuran beras dan uang logam juga terus berulang, menyerupai layaknya prosesi pemakaman pada umumnya.

Fenomena mati suri ialah salah satu fenomena yang sampai kini masih belum terungkap oleh  Kisah Nyata Mati Suri di Kampung Saya

Tiba-tiba, pelayat terhenyak. Dari dalam keranda terdengar bunyi batuk dan kain epilog keranda itu menyerupai ada yang menarik dari dalam. Mbah Ngadio bangkit dan hidup kembali. Semua orang terhenyak lari tunggang langgang ketakutan melihat mayat hidup di atas keranda.

“Aa....a.a.....aaaa..a!”

Jenazah Mbah Ngadio terbangun. Semua pelayat berhamburan. Kabur ketakutan sebab melihat mayat hidup di dalam keranda. Mayat Mbah Ngadio hidup kembali. Ya... Hidup kembali.

Pak Ustadz desa yang ada di barisan depan pun tercengang. Ditanyanya mbah ngadio yang masih mengenakan busana pocong itu dengan penuh kegaguan.

“Assalammualaikum Mbah?” tanya Pak Ustadz.

“Wa alaikumsalam pak Ustadz. Kenapa saya ada disini dan memakai pakaian semacam ini?” jawab Mbah Ngadio dengan rasa heran yang terang tergambar dari raut wajahnya.

“Siapa namamu?” sergah pak Ustadz ingin memastikan bahwa yang berbicara itu benar-benar Mbah Ngadio, bukan jin atau sebangsanya.

“Pak Ustadz, ini Si Mbah, Mbah Ngadio. Kenapa bertanya begitu?” jawab Mbah Ngadio.

“Subhanalloh!! Saudara-saudara, inilah bukti kekuasaan Alloh. Kita telah menyaksikan fenomena yang luar biasa. Mbah Ngadio telah mengalami mati suri.” Pak Ustadz melantangkan suaranya.

Seketika itu, para pelayat yang tadi lari terbirit-birit kembali berkumpul ke erat keranda, menyaksikan Mbah Ngadio yang mengalami kisah faktual mati suri. Semua orang berdecak kagum seraya mengucap tasbih. Subhanalloh. Sungguh Engkau Maha Kuasa Ya Rabb.

Mbah Ngadio kemudian kembali ke rumah dibonceng motor. Sementara itu, para pelayat yang masih penasaran, menyusulnya kembali ke rumah duka. Mereka ingin mengetahui apa yang dialami oleh Mbah Ngadio selama 4 jam terakhir mengalami mati suri.

Mbah Ngadio melepaskan 3 lapis kain kafan ditubuhnya dan kembali mengenakan pakaiannya menyerupai biasa. Orang-orang berkumpul dan ketika itu juga mbah ngadio menceritakan apa yang dia alami.

“Mbah tadi tidur dan bermimpi. Dalam mimpi itu, mbah bertemu dengan seorang laki-laki tinggi besar. Ia mengaku berjulukan Rozaq. Ia mengajak simbah ke Makkah untuk melaksanakan sholat Dzuhur bersama. Kemudian mbah diajak ke sebuah lembah di padang pasir yang luas oleh dia. Mbah galau dan laki-laki tadi juga tampak kebingungan. Tiba-tiba mbah disuruh pulang lagi, katanya ini masih belum waktunya. Mbah sempat heran dengan kata-kata yang dia ucapkan, sebelum karenanya mbah terbangun dan sudah ada di dalam keranda.” Papar Mbah Ngadio sambil terbata-bata.

“Ini ialah fenomena mati suri Mbah. Mbah telah mengalami sebuah fenomena yang tidak semua orang sanggup mengalaminya. Kemungkinan, laki-laki yang mengajak simbah tadi ialah malaikat maut mbah. Saya kira Alloh masih memberi kesempatan untuk Simbah melaksanakan sesuatu yang diingin simbah di dunia ini.” Seru pak ustadz.

“Entahlah, yang jelas, mbah merasa ini hanya mimpi. Mbah tadi menyerupai hanya tidur dan tak tahu bila jantung simbah sudah tidak berdetak lagi menyerupai tanda-tanda kematian yang diceritakan oleh orang-orang. Mbah memang selalu berdoa biar diberi kesempatan untuk sanggup menyaksikan ijab kabul Si Minah setiap habis sholat tahajud dan sholat fardlu. Mbah merasa bahagia sekali, Alloh telah mengabulkan doa simbah.” Tutur Mbah Ngadio seraya menitikan air mata.

Para pelayat hening, tertunduk, dan merasa aib atas apa yang dialami Mbah Ngadio. Doa seorang laki-laki renta renta itu telah diijabah oleh-Nya. Mereka bubar, dan sejak ketika itupun masjid yang biasanya sepi, sampai kini selalu penuh sesak terutama ketika sholat Maghrib dan Subuh.

Nah, itulah kisah faktual mati suri yang terjadi di kampung saya. Mbah Ngadio hidup kembali untuk mengajarkan banyak hal kepada semua masyarakat di kampung saya. Sangat menakjubkan. Semoga kisah faktual mati suri ini sanggup memperlihatkan efek positif bagi kita semua, sehingga kita sanggup mengambil pelajaran yang baik darinya. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Mengenal Tari Gending Sriwijaya, Asal Permintaan Dan Gerakannya

Tari Gending Sriwijaya ialah tarian yang berasal dari kebudayaan kerajaan Sriwijaya di masa silam. Tarian ini ialah suatu simbol kejayaan, kekuatan, dan kedigdayaan bangsa Sumatera di kancah regional pada zaman keemasannya. Tarian yang biasa dimainkan oleh 9 orang  penari dan diiringi oleh suatu lagu khas melayu ini, kini sudah  mulai banyak ditinggalkan dan terlupakan. Kita sebagai generasi penerus bangsa, harus ambil bab dalam pelestarian peninggalan nenek moyang tersebut, supaya anak cucu kita kelak sanggup mengenalinya juga. Oleh alasannya itu, pada kesempatan kali ini tim Penulis Blog akan memberikan gosip seputar Tari Gending Sriwijaya mulai dari sejarah, asal usul, gerakan, sampai kostum yang dikenakan para penarinya.

 ialah tarian yang berasal dari kebudayaan kerajaan Sriwijaya di masa silam Mengenal Tari Gending Sriwijaya, Asal Usul dan Gerakannya

Asal Usul Tari Gending Sriwijaya

Seperti disebutkan di atas, Tari Gending Sriwijaya berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Tari ini di masa silam ialah tarian yang biasa dipentaskan untuk menyambut kedatangan tamu-tamu kerajaan Sriwijaya. Setiap ada pemuka agama Hindu dan Budha dari India atau utusan-utusan dari Kerajaan China, tari ini selalu dimainkan untuk menghormati mereka. Adanya tarian ini menandakan bahwa pemuka Kerajaan Sriwijaya di masa kemudian ialah orang-orang yang ramah. Mereka selalu lapang dada dan terbuka pada kehadiran tamu.

 ialah tarian yang berasal dari kebudayaan kerajaan Sriwijaya di masa silam Mengenal Tari Gending Sriwijaya, Asal Usul dan Gerakannya

Seiring perkembangannya, tari ini sampai kini masih dipentaskan untuk menyambut tamu-tamu kenegaraan. Presiden SBY beberapa kali dikala berkunjung ke Sumatera Selatan juga disambut dengan tari gending sriwijaya ini. Begitupun dengan para menteri, duta besar, sampai tamu dari luar negeri.

Gerakan Tari Gending Sriwijaya

Gerakan tari Gending Sriwijaya telah mengalami banyak perubahan, namun secara umum setiap gerakan yang ada kini bahwasanya mempunyai makna yang dalam dan nilai estetis yang tinggi. Untuk gerakan tarian ini, Anda sanggup menonton video tari gending sriwijaya yang aku sengaja sematkan berikut.

Penari Gending Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya umumnya dipentaskan oleh 9 penari elok yang mengenakan pakaian etika Selendang Mantri, Aesan Gede, paksangkong, Dodot, dan Tanggai. Kesembilan penari tersebut ialah penari inti. Mereka akan dikawal dua penari laki-laki yang membawa payung dan tombak. Di bab belakang, akan ada satu orang penyanyi yang mendendangkan lagu gending Sriwijaya dengan lirik sebagai berikut:

Musik Pengiring

Tari Gending Sriwijaya selain diiringi oleh nyanyian, umumnya juga akan disertai dengan musik tradisional berupa gamelan dan gong. Namun, peranan penyanyi dan pemain musik tersebut, berilmu balig cukup akal ini telah digantikan oleh tape recorder.

 ialah tarian yang berasal dari kebudayaan kerajaan Sriwijaya di masa silam Mengenal Tari Gending Sriwijaya, Asal Usul dan Gerakannya
Nah, itulah pemaparan seputar sejarah asal permintaan tari gending sriwijaya beserta gerakan dan musik pengiringnya. Semoga sanggup bermanfaat dalam menambah khasanah pengetahuan Anda mengenai peninggalan nenek moyang kita.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Sejarah Asal Permintaan Suku Dayak Dan Penyebarannya Di Kalimantan

Suku dayak yaitu salah satu suku orisinil Kalimantan yang sangat populer sebab keunikan etnik budayanya, bukan hanya di Indonesia, melainkan juga sampai ke mancanegara. Suku dayak dikenal sebagai suku yang mempunyai warisan magis yang kuat. Ilmu-ilmu spiritual menjadi simbol kekhasan dari sopan santun suku yang mendiami pedalaman tanah Borneo ini. Namun terlepas dari kenyataan tersebut, ternyata masih banyak orang yang belum tahu perihal menyerupai apa dan bagaimana asal permintaan suku dayak tersebut di masa lalu.

Asal Usul Suku Dayak

Asal permintaan suku dayak diperkirakan merupakan keturunan dari ras Mongolid, Asia. Seperti diketahui bahwa 2000 tahun sebelum masehi, benua Asia masih menyatu dengan Pulau Kalimantan. Ras mongolid yang terdesak sebab kalah perang, mengembara ke arah Selatan, mulai dari Semenanjung Malaya, Serawak, sampai Kalimantan. Ras Mongolid ini kemudian menetap, mendirikan perkampungan di tepian-tepian sungai, beranak pinak, dan membangun kebudayaannya sendiri di tanah Borneo.

Suku dayak yaitu salah satu suku orisinil Kalimantan yang sangat populer sebab keunikan etn Sejarah Asal Usul Suku Dayak dan Penyebarannya di Kalimantan
Seiring waktu berlalu, suku bangsa Melayu dari Sumatera dan Semenanjung Malaya, Orang-orang suku Bugis, Makassar, dan Jawa yang tiba dalam rentang waktu yang lama, mendesak orang-orang ras Mongolid yang menjadi asal permintaan suku dayak ini untuk semakin masuk, naik ke huluan sungai. Mereka terpencar-pencar, menyebar, dan mendiami kawasan daerah pedalaman. Masing-masing dari mereka kemudian berbagi adat budayanya masing-masing dan menjadi cikal bakal beragamnya sub etnis suku dayak di tanah Kalimantan.

Di runut dari sejarahnya, suku dayak bekerjsama pernah mendirikan sebuah kerajaan berjulukan Kerajaan Dayak Nansarunai. Akan tetapi, kerajaan ini tidak bertahan lama. Ia digempur dan dihancurkan oleh kedigdayaan Majapahit yang ketika itu tengah gencar melaksanakan perluasan wilayah.

Suku dayak yaitu salah satu suku orisinil Kalimantan yang sangat populer sebab keunikan etn Sejarah Asal Usul Suku Dayak dan Penyebarannya di Kalimantan
Sejarah dan asal permintaan suku dayak juga dipengaruhi oleh budaya dari suku atau bangsa lain yang masuk ke wilayah Kalimantan. Misionaris Katolik contohnya yang telah berhasil mengubah kepercayaan suku dayak yang awalnya animisme menjadi percaya pada Al-Kitab, budaya Islam yang dibawa orang-orang Jawa di masa kejayaan kerajaan Demak telah menciptakan sebagian kecil masyarakat dayak beralih menganut Islam, serta kebudayaan Tionghoa yang menambah keragaman pengetahuan seni mereka menyerupai piring malawen, belanga, dan peralatan keramik.

Suku dayak yaitu salah satu suku orisinil Kalimantan yang sangat populer sebab keunikan etn Sejarah Asal Usul Suku Dayak dan Penyebarannya di Kalimantan
Terlepas dari akulturasi dan imbas budaya dari suku bangsa lainnya, pada kenyatannya ketika ini suku dayak telah terbagi menjadi 6 stanmenras atau 6 rumpun. Keenam rumpun yang antara lain rumpun Klemantan, rumpun Iban, rumpun Apokayan, rumpun Murut, rumpun Ot Danum-Ngaju, dan rumpun Punan tersebut menyebar ke seluruh wilayah di Kalimantan, mulai dari Kalimantan Barat, Timur, Tengah, Selatan, dan Kalimantan Utara. Keenam rumpun tersebut juga terbagi lagi menjadi ratusan sub suku dayak yang daftarnya sanggup Anda lihat di sini.

Nah, demikianlah pemaparan mengenai asal permintaan suku dayak, penyebaran, dan sejarahnya. Jika ada pendapat atau masukan lain mengenai pembahasan sejarah suku dayak di artikel ini, silakan gunakan kolom komentar di bawah untuk menyampaikan. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Asal Seruan Kota Semarang Dan Sejarah Perkembangannya

Kota Semarang yakni kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia, sesudah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Sekitar 2,5 juta jiwa hidup di kota yang luasnya 373 km2 ini. Kota Semarang mempunyai riwayat sejarah panjang. Kisahnya bahkan diperkirakan dimulai semenjak kurun ke-6 Masehi. Bagi Anda yang ingin tahu bagaimana asal undangan kota Semarang dan perkembangannya sampai dikala ini, simaklah uraiannya yang kami intisarikan dari beberapa sumber, berikut ini. 

Asal Usul Kota Semarang

Asal undangan Kota Semarang diawali pada sekitar kurun ke-6 Masehi. Pada masa tersebut, kota yang kini dihuni oleh 2,5 juta jiwa itu dulunya yakni tempat pesisir berjulukan Bergota, sebuah tempat pesisir bahari bab dari kerajaan Mataram Kuno. Di pesisir Bergota ini, terdapat beberapa formasi pulau kecil yang alasannya pengendapan, formasi pulau-pulau tersebut kemudian menyatu membentuk daratan yang cukup luas.

 yakni kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia Asal Usul Kota Semarang dan Sejarah Perkembangannya
Seiring perkembangan zaman, pada masa kekuasaan kerajaan Demak, seorang pangeran berjulukan Raden Made Pandan diutus untuk membuatkan aliran Islam di wilayah Bergota ini. Ia dan putranya, Raden Pandanarang yakni dua ulama darah biru yang sangat diterima oleh masyarakat Bergota yang kala itu masih memeluk agama Hindu Budha. Kedatangan kedua ulama tersebut juga membawa perubahan besar bagi kemajuan Bergota.

Bergota yang menjadi asal usul Kota Semarang ini sebelum kedatangan Raden Made Pandan yakni tempat yang sepi dan masih terdapat banyak hutan. Daerah ini dulunya tidak sanggup ditanami oleh flora pangan alasannya airnya berasa payau. Namun sesudah kedatangan Raden Made Pandan dan putranya, melalui ilmu irigasi yang dimiliki, tempat ini kemudian disulap menjadi areal pertanian yang subur.

Pesatnya perkembangan dakwah Islam dan suburnya tanah Bergota, perlahan tapi niscaya telah mengundang banyak orang untuk tiba dan menetap di sana. Daerah yang menjadi asal undangan Kota Semarang ini kemudian ramai dan dihuni oleh banyak pendatang dari seluruh pelosok kerajaan Demak.

 yakni kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia Asal Usul Kota Semarang dan Sejarah Perkembangannya
Seiring waktu berlalu, Raden Made Pandan kemudian berangsur sepuh dan alhasil wafat. Semenjak meninggalnya Sang Raden, tempat pertanian Bergota kemudian mulai ditumbuhi banyak pohon asam Jawa. Melihat fenomena ini, putranya dan masyarakat sekitar kemudian mengubah nama Bergota menjadi Semarang. Kata Semarang sendiri berasal dari 2 kata yaitu Asem dan Arang yang berarti pohon asem yang tumbuh jarang-jarang.

 yakni kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia Asal Usul Kota Semarang dan Sejarah Perkembangannya
Nama Semarang pun kemudian mulai dikenal dan menyebar sampai kini. Sejak perubahan nama itu pula, Semarang menjadi kian ramai. Bertepatan dengan Maulid Nabi 12 Rabiul Awal 954 H atau 2 Mei 1547, nama Semarang kemudian disahkan Sultan Hadiwijaya (Sultan Pajang) sesudah ia berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga. Tanggal 2 Mei ini kemudian kini ditetapkan sebagai hari jadi Kota Semarang dan diperingati setiap tahun sampai sekarang.

Nah, demikianlah sejarah di balik asal undangan kota Semarang. Kota yang kini menjadi sangat ramai berkat jasa Raden Made Pandan dan putranya Raden Pandanarang. Sudah cukup terang bukan? Jika ada pertanyaan atau saran dari Anda, para pembaca dari Kota Semarang untuk kebaikan artikel ini, silakan cantumkan komentar pada kolom di bawah.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Sejarah Asal Ajakan Batik Indonesia Dan Perkembangannya

Batik Indonesia telah dikenal luas seluruh masyarakat Mancanegara. Peninggalan nenek moyang masyarakat Jawa yang satu ini bahkan sudah dinobatkan oleh UNESCO sebagai salah satu Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) semenjak 2 Oktober 2009 kemudian (kini dikenal sebagai Hari Batik Nasional). Bukan hanya oleh orang Jawa, kain batik ternyata kini telah dikenakan oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Kain batik dianggap sebagai pakaian semi resmi yang cocok dikenakan dalam program apapun. Bagi Anda yang ingin lebih tahu mengenai asal seruan batik Indonesia serta perkembangannya, silakan simak uraian berikut.

Asal Usul Batik

Ditinjau dari sejarah, rumah tabiat Jawa. Awalnya, teladan atau motif batik hanya didominasi oleh gambar flora atau binatang. Para pengrajin corak batik juga masih sangat terbatas jumlahnya. Mereka hanya menciptakan corak batik sebagai wujud pelampiasan hasrat seni dan keisengan yang dilakukan untuk mengisi waktu luang.

Batik Indonesia telah dikenal luas seluruh masyarakat Mancanegara Sejarah Asal Usul Batik Indonesia dan Perkembangannya

Pada perkembangannya, asal seruan batik mulai menarik perhatian pembesar kerajaan Majapahit. Motif-motif abstrak, motif candi, awan, wayang beber, dan lain sebagainya mulai dikembangkan pada masa itu. Penulisan batik pun mulai ditujukan pada media yang berbeda. Kain putih atau kain-kain berwarna terperinci menjadi pilihan utama alasannya ialah dianggap lebih tahan usang dan dapat dipakai untuk pemanfaatan yang lebih banyak.

Kepopuleran kain batik kian bersinar. Pembesar-pembesar kerajaan Majapahit, Mataram, Demak, dan kerajaan-kerajaan setelahnya, menyebabkan kain batik sebagai simbol budaya. Khusus pada masa efek Islam, motif batik yang berwujud hewan ditiadakan. Penggunaan motif ini dianggap menyalahi syariat Islam sehingga tidak diperkenankan kecuali dengan menyamarkannya memakai lukisan-lukisan lain.

Terkait dengan teknik pembuatannya, pada masa itu batik tulis merupakan satu-satunya teknik yang digunakan. Dalam proses pengerjaannya, pewarnaan pun masih memakai materi pewarna alami yang dibentuk dari sendiri memakai tanaman-tanaman menyerupai daun jati, tinggi, mengkudu, pohon nila, dan soga. Sedangkan untuk materi sodanya, para pembatik masa itu memakai soda debu dan tanah lumpur.

Batik Indonesia telah dikenal luas seluruh masyarakat Mancanegara Sejarah Asal Usul Batik Indonesia dan Perkembangannya

Penggunaan kain batik yang sebelumnya hanya terbatas di lingkungan keraton, lambat laun mulai dikembangkan oleh rakyat jelata. Hal ini menciptakan corak batik kian bermacam-macam sesuai dengan minat dan jiwa seni para pembuatnya.

Asal seruan batik juga tak lepas dari perkembangan teknologi. Pada masa sebelumnya teknik batik tulis menjadi satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan motif batik, sesudah perang dunia I atau sesudah modernisasi kian menjamur, teknik batik cap dan batik printing pun mulai dikenal. Kedua teknik batik ini sendiri dianggap sebagai teknik pembatikan yang sangat efisien dan tidak memakan banyak waktu, meskipun secara kualitas dinilai kurang mempunyai nilai estetis.

Batik Indonesia telah dikenal luas seluruh masyarakat Mancanegara Sejarah Asal Usul Batik Indonesia dan Perkembangannya
Sejarah perkembangan batik tidak hanya berhenti hingga di situ. Di kala sekarang, batik bukan hanya dikenal sebagai corak pakaian semata. Berbagai pernik embel-embel penampilan dalam kehidupan sehari-hari menyerupai tas, sepatu, dasi, hingga helm, juga sudah memakai batik sebagai motifnya. Bahkan, pakaian-pakaian sekolah, kedinasan, dan lain sebagainya juga memakai motif ini sebagai pilihan utama.

Nah, demikianlah pemaparan sekilas kami mengenai asal seruan batik Indonesia dan perkembangannya. Mari kita lestarikan warisan nenek moyang bangsa Indonesia ini dengat terus mengenakannya dan memperkenalkannya pada anak cucu kita. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Asal Seruan Gunung Merapi, Mitos, Dan Dongeng Misterinya

Asal Usul - Gunung Merapi adalah gunung api teraktif di Indonesia yang terletak persis di tengah Pulau Jawa. Gunung dengan ketinggian puncaknya yang mencapai 2.968 meter dpl ini tercatat mengalami erupsi sebanyak 2 hingga 5 tahun sekali, bahkan semenjak tahun 1548, gunung yang dikelilingi oleh pemukiman padat penduduk ini diperkirakan telah meletus hingga 68 kali.

Adapun selain dikenal alasannya keaktifan erupsinya, gunung merapi juga terkenal ke seantero Nusantara alasannya cerita-cerita misteri dan klenik yang menyelimutinya. Gunung ini digambarkan sebagai sentra pemerintahan kerajaan ghaib yang menguasai wilayah Indonesia, sebanding dengan Pantai Selatan Jawa.

adalah gunung api teraktif di Indonesia yang terletak persis di tengah Pulau Jawa Asal Usul Gunung Merapi, Mitos, dan Cerita Misterinya

Asal Usul Gunung Merapi

Terlepas dari kisah mistis dan tingkat keaktifan erupsinya yang tinggi, masyarakat Kejawen pada umumnya meyakini bila gunung merapi yang bangkit kokoh menjulang tinggi itu terbentuknya melalui kisah asal usul yang maha pelik. Asal seruan gunung merapi ini terjadi pada masa dimana pulau Jawa masih berupa hutan belantara dan belum berpenghuni. Kisahnya sebagai berikut:

Pada suatu masa, dikala dimana Pulau Jawa masih berupa hutan belantara, hanya dihuni hewan buas dan golongan lelembut, para tuhan di kahyangan tengah resah memikirkan bagaimana cara menciptakan pulau ini menjadi seimbang. Pulau ini pada dikala itu lebih condong ke arah barat, alasannya di barat ada banyak gunung yang menambah beban pulau ini.

Setelah berdiskusi cukup panjang, balasannya para tuhan di langit ketujuh itu pun setuju untuk meletakan suatu penyeimbang sempurna di tengah-tengah pulau Jawa biar pulau ini tak terus menerus miring ke bab barat. Mengapa penyeimbang tidak diletakan di bab timur pulau? Alasannya tak lain alasannya tidak ada penyeimbang yang sanggup dipindahkan ke kawasan itu dengan alasan sangat jauh dan membutuhkan waktu yang usang untuk memindahkannya.

Satu-satunya penyeimbang yang memungkinkan untuk dipindahkan terletak di Laut Pantai Selatan. Ia berupa gunung tinggi yang menjulang indah dengan keasrian yang sangat menawan. Gunung Jamurdwipa namanya.

adalah gunung api teraktif di Indonesia yang terletak persis di tengah Pulau Jawa Asal Usul Gunung Merapi, Mitos, dan Cerita Misterinya
Gunung Jamurdwipa ialah gunung asri yang dijaga oleh sepasang abang beradik yang berprofesi sebagai pembuat keris (Mpu). Mpu Permadi dan Mpu Rama begitu nama mereka, ialah dua mpu yang sangat sakti mandraguna. Sehari-hari mereka menciptakan keris dengan tanpa memakai alat bantu apapun. Saat menciptakan keris, mereka hanya membutuhkan perapian dan materi baja. Untuk pemukul dan lain sebagainya, mereka hanya memakai tangan kosong.

Para tuhan yang berkunjung menemui kedua mpu tersebut pun hingga berdecak kagum akan kesaktian mereka. Para tuhan kemudian bertegur sapa dan memberikan maksud kedatangannya. Mereka meminta kedua mpu tersebut untuk pindah dari tempat itu alasannya gunung yang mereka tinggalkan akan segera dipindahkan. Gunung yang menjadi asal seruan gunung merapi itu akan dijadikan penyeimbang pulau Jawa biar tidak miring.

Baik Mpu Permadi maupun Mpu Rama, keduanya mendapatkan saran dari para dewa, hanya saja mereka gres akan pindah sesudah pekerjaan mereka selesai. Saat itu, keris sakti yang mereka buat gres selesai setengahnya. Namun, para tuhan meminta biar kedua abang beradik itu untuk segera pindah, bila tidak maka pulau Jawa akan karam alasannya penyeimbangnya tak kunjung diberikan. Para Mpu pun berujar bila pekerjaannya tak diselesaikan di tempat itu, maka hasilnya akan tercipta sebuah malapetaka bagi insan di lintas generasi.

adalah gunung api teraktif di Indonesia yang terletak persis di tengah Pulau Jawa Asal Usul Gunung Merapi, Mitos, dan Cerita Misterinya
Setelah berunding sangat alot, kedua kubu bersikukuh pada pendiriannya. Sang tuhan balasannya mengambil keputusan sepihak. Dipindahkanlah gunung Jamurdwipa meskipun kedua Mpu masih berada di sana.

Pleekk... jatuhlah gundukan tanah yang menjadi asal seruan gunung merapi itu sempurna di tengah pulau Jawa. Konon, alasannya bencana itu, daratan di bab timur sebagian ada yang tenggelam, dan dasar maritim di pulau Jawa bab barat ada pula yang menjadi daratan. Sebagai contoh, Pulau Bali bergotong-royong dulu menyatu dengan Pulau Jawa, hanya saja sesudah bencana ini, keduanya kemudian berpisah.

Kedua mpu tadi tak ditemukan rimbanya, menurut kepercayaan, mereka dan peralatan pembuatan keris, termasuk perapiannya terjebak di dalam gunung. Keris yang setengah jadipun kemudian tertancap di tengah perapian. Perapian tersebut sekarang diyakini menjelma lahar panas yang letaknya sempurna di sentra gunung. Jika si keris ini tergoyang sedikit saja, maka akan tercipta suatu gempa vulkanik, sedang lahar panas yang dulunya ialah perapian, akan keluar alasannya tekanan jago dari kesaktian si keris.

Karena sering menyemburkan lahar api, masyarakat yang tiba pada ratusan tahun sesudah itu, kemudian menamai gunung ini dengan nama gunung merapi yang artinya gunung yang berapi-api.

Nah, demikianlah kisah asal seruan gunung merapi dan mitos yang mengelilinginya. Semoga dari kisah ini kita sanggup mengambil pelajaran untuk kehidupan kita yang lebih baik.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Asal Seruan Agama Kristen Dan Perkembangannya

Asal Usul - Agama Kristen yaitu salah satu agama terbesar di dunia yang dianut oleh sekitar 21 miliyar umat insan atau sekitar 33% dari seluruh populasi insan di bumi. Agama kristen tersebar ke seluruh penjuru dunia. Negara-negara dari beberapa benua menyerupai Amerika Serikat, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika bab Selatan, Australia, Rusia, dan Filiphina menjadi negara-negara dengan populasi kristiani terbanyak di dunia.

Perkembangan dan persebaran agama kristen di dunia yang begitu dahsyat ini dimulai dari sebuah masa di era pertama perhitungan kalender Masehi. Adalah Nabi Isa yang dianggap sebagai Allah bagi masyarakat Nasrani yaitu perujuk pertama hadirnya Agama Katolik di dunia. Berikut ini akan kami paparkan awal dan asal undangan agama Kristen dan perkembangannya hingga ketika ini.

 yaitu salah satu agama terbesar di dunia yang dianut oleh sekitar  Asal Usul Agama Katolik dan Perkembangannya

Asal Usul Agama Kristen

Dalam pemahaman Islam dan bukti-bukti yang ditemukan dalam Alkitab sendiri, sanggup disimpulkan bahwa Yesus atau Nabi Isa AS yaitu nabi yang diutus Alloh untuk memberi peringatan hanya pada Bani Israil dan menyelamatkan mereka dari kesesatan.

Contoh bukti yang mendasari kesimpulan ini terdapat pada Matius 15:24 yang bunyinya “Aku hanya diutus untuk domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Atau dalam Matius 10:5-6 yang bunyinya “Janganlah kau menyimpang ke jalan bangsa lain, atau masuk ke kota orang Samaria. Pergilah hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”.

Setelah wafat, ajaran-ajaran Yesus atau Isa banyak diselewengkan oleh beberapa muridnya, salah satunya yaitu Paulus, yang bahwasanya yaitu seorang Yahudi dari Tarsus. Kesesatan anutan Paulus inilah yang mensugesti penulisan injil-injil selanjutnya menyerupai injil Markus (55 M), Matius (60 M), Yohanes (80 M), dan Lukas (60 M).

Paulus merubah status Nabi Isa menjadi ilahi dan merubah statusnya sendiri sebagai nabi. Beberapa anutan yang berasal dari Nabi Isa juga diselewengkan dan dikontaminasi oleh akidah paganisme. Ajaran yang menjadi asal undangan agama Kristen tersebut lalu diberi nama Christian olehnya.

 yaitu salah satu agama terbesar di dunia yang dianut oleh sekitar  Asal Usul Agama Katolik dan Perkembangannya
Karena banyak dianut oleh raja-raja di sekitaran Eropa Timur, anutan kristen yang dibawa oleh Paulus lalu menyebar dengan sangat cepat. Ajaran ini diwajibkan pada seluruh masyarakat dan hukumnya juga diubah-ubah sesuai kebutuhan dari para penguasa tersebut.

Penyebaran agama kristen lalu semakin berkembang sehabis masa kolonialisasi. Negara-negara Eropa yang kala itu melaksanakan penjelajahan samudra untuk menemukan kawasan baru, membawa misi 3 G atau Glory, Gold, dan Gospel yang berarti kejayaan, kekayaan, dan injil.

 yaitu salah satu agama terbesar di dunia yang dianut oleh sekitar  Asal Usul Agama Katolik dan Perkembangannya
Para penjelajah samudra membawa banyak pendeta untuk mengajarkan anutan kristen ke seluruh kawasan jajahannya. Daerah-daerah menyerupai Amerika Utara dan Amerika Selatan, Australia, Filiphina yaitu tumpuan negara jajahan yang berhasil diubah menjadi memeluk kristen. Hingga sekarang pun agama kristen terus berkembang. Kristenisasi juga masih terus berjalan sehingga masuk akal kalau agama ini menjadi agama terbesar di dunia.

Nah, itulah sejarah dan kisah asal usul agama Kristen yang sanggup kami sampaikan. Semoga sanggup menambah wawasan bagi Anda sekalian. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Asal Ajakan Nama Hari Dari 3 Bahasa Dunia

Pernahkah Anda berpikir dan bertanya dari mana sebutan nama-nama hari yang biasa kita ucapkan dalam kehidupan. Mengapa ada nama hari minggu, senin, selasa, dan seterusnya? Darimana asal penyebutan itu? Bagaimana sejarah dan asal permintaan nama hari di dunia maupun di Indonesia?

Asal Usul Nama Hari dalam Bahasa Inggris

Dalam bahasa Inggris, nama hari disebut dengan urutan Sunday, Monday, Tuesday, dan seterusnya. Nama-nama hari ini bergotong-royong berasal dari periode ke 1 sebelum Masehi, tepatnya dari budaya dan kepercayaan masyarakat di masa kerajaan Romawi. Pada masa itu, orang-orang percaya bila langit terbagi menjadi 7 lapis. Setiap lapisan langit ini dijaga oleh para dewa.


Adapun nama-nama hari tersebut bergotong-royong merupakan perwujudan dari nama-nama yang kuasa yang ada dalam kepercayaan masyarakat romawi. Untuk lebih jelasnya, simaklah tabel asal permintaan nama hari dalam bahasa Inggris berikut ini:
Nama Hari Asal Usul
Saturday Berasal dari nama yang kuasa saturnus, yang kuasa penjaga langit pertama yang menjaga kelangsungan hidup di bumi. Saturnus juga diwujudkan sebagai salah satu nama planet di tata surya.
Sunday Berasal dari nama yang kuasa matahari (Sun).
Monday Berasal dari nama yang kuasa bulan (Moon).
Tuesday Berasal dari nama yang kuasa mars atau yang kuasa perang. Nama mars sendiri mempunyai nama Anglo-saxon Tiw.
Wednesday Berasal dari kata Wodens Day atau hari untuk yang kuasa merkurius atau yang kuasa perdagangan. Wodens sendiri berasal dari nama Anglo-saxon yang kuasa perdagangain ini.
Thursday Berasal dari kata Thor’s Day atau hari untuk yang kuasa Thor atau yang kuasa petir dalam kepercayaan masyarakan Romawi dan Yunani Kuno.
Friday Berasal dari kata Freyja’s day atau hari untuk Dewi Venus (Freyja) atau Dewi kecantikan.

Asal Usul Nama Hari dalam Bahasa Arab

Penyebutan nama hari dalam bahasa Arab diubahsuaikan dengan urutan hitungannya. Hari pertama (wahidun), hari kedua (Isnain), hari ketiga (salasatun), hari keempat (arba’atun), hari kelima (khamsatun), hari keenam (Jumuah = diubahsuaikan dengan perintah sholat Jumat), hari ketujuh (sab’atun).

Asal Usul Nama Hari dalam Bahasa Indonesia

Perdagangan dimasa silam yang terjadi antara masyarakat Melayu dan bangsa Arab telah menciptakan Indonesia mengadopsi sistem nama hari yang berasal dari zajirah Arab. Namun, nama hari tersebut dirubah dan diubahsuaikan dengan pengecap baangsa melayu pada umumnya. Hari pertama (wahidun) disebut ahad, hari kedua (isnain) disebut senin, hari ketiga (salasatun) disebut selasa, hari keempat (arbaatun) disebut rabu, hari kelima (khamsatun) disebut khamis atau kamis, hari enam (jummuah) disebut Jumat, dan hari ketujuh (sabatun) disebut sabtu,

Nah, demikianlah asal permintaan nama hari dari beberapa kebudayaan di dunia. Semoga sanggup memperkaya wawasan kita semua.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Asal Ajakan Suku Jawa, Orang Jawa Harus Tahu!

Asal Usul - Suku Jawa ialah suku bangsa terbesar yang tinggal di Indonesia dengan jumlah sekitar 120 juta jiwa atau sekitar 45% populasi insan di Nusantara. Bukan hanya tinggal di pulau Jawa, orang-orang dari suku ini juga menyebar ke seluruh pelosok Indonesia, terutama sesudah dilakukannya aktivitas transmigrasi oleh pemerintahan Orde Baru pada 4 dasawarsa silam.

Asal Usul Suku Jawa

Suku Jawa kini memang telah menyebar ke seluruh nusantara, bahkan dunia. Namun tak banyak orang tahu ihwal bagaimana sejarah dan asal usul orang Jawa sampai sanggup tinggal dan menetap di pulau yang kini mereka sebut pulau Jawa itu. Apakah memang nenek moyang suku Jawa ialah orisinil penduduk pribumi di sana? Ataukah mereka berasal dari cuilan bumi lain yang tiba dan menjadi pendatang? Untuk lebih jelasnya berikut ini ada beberapa teori yang menjelaskan ihwal bagaimana bahwasanya asal permintaan suku Jawa di Indonesia.

 ialah suku bangsa terbesar yang tinggal di Indonesia dengan jumlah sekitar  Asal Usul Suku Jawa, Orang Jawa Harus Tahu!

Menurut Arkeolog

Teori ihwal asal permintaan suku Jawa yang pertama dikemukakan oleh para arkeolog. Ya, para arkeolog meyakini kalau nenek moyang suku Jawa memang pribumi yang tinggal semenjak satu juta tahun yang kemudian di pulau Jawa. Berdasarkan penelitian yang mendalam, mereka telah menemukan beberapa fosil menyerupai Pithecanthropus Erectus dan Homo sapiens. Kedua fosil ini diperkirakan ialah insan purba yang menjadi nenek moyang suku Jawa. Setelah dilakukan perbandingan, DNA insan purba ini ternyata memang tidak berbeda jauh dengan Manusia suku Jawa dikala ini.

Menurut Sejarawan

Berbeda dengan pendapat para arkeolog, para sejarawan justru meyakini kalau asal permintaan suku Jawa berasal dari orang-orang Yunan, China masa lampau yang melaksanakan pengembaraan ke seluruh wilayah nusantara. Pendapat ini sangat terkait akrab dengan teori asal permintaan nenek moyang bangsa Indonesia dan mempunyai cukup banyak bukti kuat. Untuk mengetahui bukti-bukti tersebut, Anda sanggup berkunjung pada artikel ini.

 ialah suku bangsa terbesar yang tinggal di Indonesia dengan jumlah sekitar  Asal Usul Suku Jawa, Orang Jawa Harus Tahu!

Menurut Tulisan Kuno India

Ada sebuah goresan pena kuno yang berasal dari India menyebut kalau beberapa pulau di Nusantara termasuk juga Nusa Kendang –sebutan pulau Jawa pada zaman itu ialah tanah yang menyatu dengan daratan Asia dan Australia. Pulau Jawa dan beberapa pulau lainnya kemudian terpisah oleh meningkatnya permukaan air bahari dalam jangka waktu yang lama. Adapun dalam goresan pena tersebut disebutkan pula bahwa seorang pengembara berjulukan Aji Saka ialah orang yang pertama kali menginjakan kaki di daratan Jawa ini. Ia menetap di sana bersama beberapa orang pengawalnya dan mengakibatkan mereka sebagai nenek moyang orang dari suku Jawa.

Menurut Babad Jawa Kuno

Asal permintaan nenek moyang suku Jawa juga disebutkan dalam Babad Kuno tanah Jawa. Dalam babad ini diceritakan bahwa seorang pangeran dari kerajaan Kling bersama para pengikutnya yang tersisih akhir kudeta membuka lahan gres di sebuah pulau terpencil dan masih belum berpenghuni. Mereka hidup menetap dan berkoloni membentuk sebuah kerajaan gres di sana dan membangun peradabannya sendiri. Kerajaan tersebut pada masa selanjutnya dikenal dengan nama Javaceckwara.

 ialah suku bangsa terbesar yang tinggal di Indonesia dengan jumlah sekitar  Asal Usul Suku Jawa, Orang Jawa Harus Tahu!

Menurut Surat Kuno Keraton Malang

Sejarah ihwal asal permintaan suku Jawa juga ditemukan dalam sebuah surat kuno dari keraton Malang. Dalam surat itu disebutkan bahwa asal permintaan orang Jawa dimulai ketika Raja Rum – Raja dari kesultanan Turki pada 450 tahun SM mengirim rakyatnya untuk membuka lahan di pulau kekuasaannya yang masih belum berpenghuni. Para rakyat yang dikirim terbagi menjadi beberapa gelombang ini merasa sangat bahagia alasannya ialah menemukan pulau yang sangat subur. Tanaman gampang hidup dan materi pangan gampang ditemukan. Salah satu tanaman yang banyak tumbuh liar di pulau ini ialah tanaman Jawi. Oleh orang-orang yang datang, nama tanaman ini kemudian dijadikan nama pulau tersebut, Pulau Jawi.

Nah, itulah beberapa teori ihwal asal permintaan suku Jawa di Indonesia dan perkembangannya. Teori mana yang lebih Anda yakini? Entahlah, sayapun tak tahu pasti. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Asal Undangan Wayang Dan Sejarah Perkembangannya

Asal Usul - Wayang ialah sebuah seni pertunjukkan Indonesia yang berkembang pesat dan telah diakui dunia sebab keunikan yang dimilikinya. Sama menyerupai Batik, UNESCO pada 7 November 2003 juga telah menobatkan wayang sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur orisinil Indonesia. Seni pertunjukan wayang sendiri disukai oleh semua lapisan masyarakat. Bukan hanya di Jawa, kini wayang juga erat dan sering disajikan di acara-acara sakral di seluruh dunia. Adapun bagi Anda yang ingin tahu menyerupai apa sejarah dan asal permintaan wayang beserta perkembangannya hingga dikala ini, simaklah pemaparan kami berikut!

Asal Usul Wayang

Ditinjau dari sejarah yang ada, asal permintaan wayang dianggap telah hadir sejak 1500 tahun sebelum Masehi. Wayang lahir dari para cendikia nenek moyang suku Jawa di masa silam. Pada masa itu, wayang diperkirakan hanya terbuat dari rerumputan yang diikat sehingga bentuknya masih sangat sederhana. Wayang dimainkan dalam ritual pemujaan roh nenek moyang dan dalam upacara-upacara watak Jawa.

Pada periode selanjutnya, penggunaan bahan-bahan lain menyerupai kulit hewan buruan atau kulit kayu mulai dikenal dalam pembuatan wayang. Adapun wayang kulit tertua yang pernah ditemukan diperkirakan berasal dari era ke 2 Masehi.

Perkembangan wayang terus terjadi. Cerita-cerita yang dimainkan pun kian berkembang. Adapun masuknya agama Hindu di Indonesia pun telah menambah khasanah kisah-kisah yang dimainkan dalam pertunjukan wayang. Kisah Mahabrata dan Ramayana merupakan 2 pola kisah yang menjadi favorit pada zaman Hindu Budha di masa itu. Kedua epik ini dinilai lebih menarik dan mempunyai kesinambungan dongeng yang unik sehingga pada era ke X hingga XV Masehi, kedua kisah inilah justru yang menjadi dongeng utama dalam setiap pertunjukan wayang.

Kesukaan masyarakat Jawa pada seni pertunjukan wayang pada masa tersebut juga besar lengan berkuasa terhadap proses penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Sunan Kalijaga misalnya, ketika ia berdakwah, ia akan menggelar pertunjukan wayang dan memainkannya untuk mengundang banyak orang datang. Dalam pertunjukan itu, ia menyisipkan pesan moril dan dakwah islam secara perlahan supaya masyarakat yang lebih banyak didominasi masih memeluk Hindu dan Budha itu tertarik untuk mengetahui Islam lebih dalam.

Dari perkembangannya, pertunjukan wayang juga mulai diiringi dengan segala perlengkapan alat musik tradisional gamelan dan para sinden. Kedua komplemen ini dihadirkan Sunan Kalijaga untuk menambah semarak pertunjukan wayang sehingga lebih menarik untuk di tonton.

Wayang kini kian dikenal. Beberapa jenis wayang juga sudah dikembangkan untuk memperkaya khasanah dunia perwayangan. Beberapa pola wayang tersebut contohnya wayang golek, wayang orang, Wayang Kulit, Wayang Kayu, Wayang Orang, Wayang Rumput, dan Wayang Motekar.

Nah, itulah sejarah asal permintaan wayang dan perkembangannya hingga dikala ini. Cukup panjang bukan perjalanan wayang dalam menemani kehidupan budaya masyarakat nenek moyang kita? Oleh sebab itu, mari mulai kini kita lestarikan warisan ini supaya tetap lestari hingga anak cucu kita kelak. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Ini Asal Seruan Kota Pontianak Yang Tak Banyak Diungkap

Asal Usul - Kota Pontianak yaitu kota di Indonesia yang letaknya berada sempurna di bawah garis cakrawala katulistiwa. Kota yang menjadi ibukota provinsi Kalimantan Barat ini juga dilalui oleh sungai kapuas, sungai terpanjang di Indonesia. Luasnya yang mencapai 107 km2 dengan jumlah penduduknya sekitar 554.764 jiwa ini menciptakan Pontianak menjadi sentra pertumbuhan ekonomi dan pemerintahan di Kalimantan Barat. Pesatnya pembangunan dan arus globalisasi tak urung sering kali menciptakan banyak orang tak tahu wacana sejarah dan asal seruan kota Pontianak mulai dari berdirinya sampai perkembangannya ketika ini.

Asal Usul Kota Pontianak

Ditinjau dari sejarahnya, asal seruan kota Pontianak dulunya yaitu sebuah hutan belantara yang sempurna berada di simpang tiga sungai, yaitu sungai Landak, sungai Kapuas, dan sungai Kapuas Kecil. Hutan belantara ini kemudian dibabat dan dibuka oleh sekelompok warga yang berasal dari Kerajaan Melayu. Warga yang dipimpin oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie ini menebangi pohon di hutan tersebut dan mendirikan kampungan mulai semenjak 23 Oktober 1771 Masehi.

Kota Pontianak yaitu kota di Indonesia yang letaknya berada sempurna di bawah garis cakrawal Ini Asal Usul Kota Pontianak yang Tak Banyak Diungkap
Selama proses pembukaan hutan, para warga terus saja di usik oleh mahluk-mahluk halus berwujud kuntilanak. Terutama ketika malam tiba, ketika para warga tengah beristirahat, suara-suara ngeri perempuan tertawa dari tengah hutan selalu saja menghantui. Tak jarang bahkan sosok astral itu menampakan wujudnya di seberang sungai.

Kota Pontianak yaitu kota di Indonesia yang letaknya berada sempurna di bawah garis cakrawal Ini Asal Usul Kota Pontianak yang Tak Banyak Diungkap
Syarif Abdurrahman Alkadrie yang menjadi pimpinan rombongan menganggap gangguan dari sosok kuntilanak telah menciptakan pekerjaan mereka terhambat. Para rombongannya takut dan sebagian lagi ingin berhenti meneruskan pekerjaannya untuk pulang.

Ia kemudian bersiasat untuk membawa sebuah meriam besar ke tengah hutan tersebut. Meriam yang dibawa ini kemudian akan selalu dinyalakan ke arah sumber bunyi kuntilanak supaya kuntilanak kaget. Siasat inipun pada jadinya berhasil. Lambat laun, gangguan dari kuntilanak pun berangsur-angsur hilang. Para pekerja damai dan hutan berhasil dibuka sepenuhnya.

Syarif Abdurrahman Alkadrie yang kemudian diangkat menjadi sultan bagi kerajaan gres di tengah hutan itu kemudian memperlihatkan nama Pontianak pada kawasan kekuasaannya untuk mengabadikan kejadian gangguan sosok kuntilanak yang terjadi ketika proses pembukaan hutan. Hal inilah yang menjadi asal seruan nama kota Pontianak yang bertahan sampai ketika ini.

Seiring waktu berjalan, kota Pontianak silih berganti mengalami perpindahan tampuk kekuasaan. Mulai dari kepemimpinan kesultanan Pontianak, pendudukan pemerintah kolonial Belanda, masa penjajahan Jepang, sampai masa kemerdekaan ketika ini.

Kota Pontianak yaitu kota di Indonesia yang letaknya berada sempurna di bawah garis cakrawal Ini Asal Usul Kota Pontianak yang Tak Banyak Diungkap
Seiring zaman, asal seruan kota Pontianak juga berubah dengan sangat pesat. Hutan belantara yang berada di delta sungai itu sekarang tumbuh dengan sangat pesat. Berbagai gedung dibangun dan roda ekonomi yang terus berputar cepat di kota ini menciptakan banyak orang tiba dan menetap di sana. Adapun secara umum, menurut suku bangsanya sekarang pontianak telah dihuni oleh beberapa etnis menyerupai etnis Tionghoa (31,2%), ras Melayu (26,1%), suku Bugis (13,1%), suku Jawa (11,7%), suku Madura (6,4%), dan suku Dayak.

Nah, demikianlah cerita asal seruan kota Pontianak yang sanggup kami jelaskan. Meskipun secara sejarah awalnya kawasan yang menjadi kota Pontianak ini yaitu kawasan yang angker, namun ketika ini Anda tak perlu lagi risau kalau ingin berkunjung ke sana. Kota Pontianak sekarang sudah ramai, hantu-hantu kuntilanak yang dulunya mengganggu mungkin sekarang sudah pindah dan bermukim di hutan-hutan di sudut pulau Kalimantan lainnya.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

Tari Dari Jawa Tengah, Klasik, Tradisional, Dan Kreasi Baru

Jawa Tengah termasuk provinsi yang masyarakatnya mempunyai sense of art yang tinggi semenjak dahulu. Hal ini dibuktikan dengan beragamnya jenis tarian yang diciptakan dan beredar luas sampai dikala ini. Berikut ini, kami akan membahas beberapa pola tari dari Jawa Tengah tersebut mulai dari jenis tari klasik, tari tradisional, sampai tari kreasi baru. Silakan disimak!

Tari dari Jawa Tengah

1. Tari Bedhaya
Tari bedaya ialah tari klasik dari Jawa Tengah yang bertemakan ihwal kisah percintaan. Tarian yang berasal dari keraton Kasunanan Surakarta ini dikenal luas dan mengalami perkembangan di masa pemerintahan Paku Buwono II sampai Paku Buwono 8. Beberapa pengembangan gerak tari bedaya yang masih sanggup ditemukan sampai dikala ini contohnya Bedhoyo Durudasih, Bedhaya Endhol-endhol, Bedhaya Pangkur, Bedhaya Kaduk Manis, Bedhaya Tejanata, Bedhaya Sukaharja, Bedhaya Sinom, Bedhaya Gambir Sawit, Bedhayo Kabor, dan Bedhaya Ketawang.

Jawa Tengah termasuk provinsi yang masyarakatnya mempunyai  Tari dari Jawa Tengah, Klasik, Tradisional, dan Kreasi Baru
2. Tari Gambyong
Tari Gambyong ialah suatu tari klasik dari Jawa Tengah yang disajikan sebagai penghormatan pada tamu atau dikala mengawali suatu program sakral. Ciri khas dan keunikan tarian ini terletak pada selarasnya gerakan para penari dengan irama gending dan kendang yang dimainkan. Gending yang selalu mengawali tarian ini ialah gending pangkur, sedangkan alat musik yang dimainkan selain kendang antara lain gender, kempul,kenong, dan gong.

3. Tari Bondan
Tari dari Jawa tengah selanjutnya ialah Tari Bondan. Sama ibarat tari bedhaya, tari bondan juga berasal dari tempat Surakarta. Tarian ini menggambarkan kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Boneka mainan, payung, kendi, dan properti lainnya ialah ciri khas tarian yang dahulu diwajibkan pada setiap kembang desa di tempat Solo ini.

4. Tari Serimpi
Tarian Serimpi ialah tarian dari Yogyakarta, Jawa Tengah yang bernuansa sedikit mistis.  Gerakan tari yang umumnya diiringi dengan tabuhan gamelan ini menggambarkan proses terjadinya asal undangan manusia. Empat penari putri yang memainkan tarian ini secara bahu-membahu untuk saling memadukan gerakannya yang penuh makna.

5. Tari Beksan Wireng
Tari beksan wireng ialah tari dari Jawa Tengah yang melambangkan ketangkasan prajurit dalam perang dan memakai senjata. Tarian ini diciptakan oleh Prabu Amiluhur untuk menyemangati putranya biar lebih tangkas dan siap tumbuh cukup umur menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk dalam memimpin kerajaannya kelak.

Jawa Tengah termasuk provinsi yang masyarakatnya mempunyai  Tari dari Jawa Tengah, Klasik, Tradisional, dan Kreasi Baru
6. Tari Ebeg atau Kuda Lumping
Tari ebeg atau lebih dikenal dengan nama kuda lumping, jaranan, atau jatilan, ialah tari tradisional dari Jawa Tengah yang berisi unsur religi, unsur ritual, sekaligus unsur hiburan. Gerakan para penarinya memakai kuda tiruan menggambarkan kisah usaha Sunan Kalijaga yang dibantu oleh Raden Patah dalam perlawanan menghadapi pemerintah Kolonial Belanda.

7. Kethek Ogleng
Kethek Ogleng ialah bentuk kesenian tari rakyat yang berasal dari Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Tari ini menceritakan ihwal kisah Raden Gunung Sari yang berubah menjadi menjadi seekor monyet jelmaan. Penjelmaan Raden Gunung Sari menjadi seekor monyet dimaksudkan untuk mengelabuhi pengawal kerajaan yang menghadangnya dikala ingin masuk untuk mencari Dewi Sekartaji.

8. Sintren
Sintren ialah tari tradisional Jawa Tengah yang mengkisahkan cinta tanpa restu dari seorang pria. Tari Sintren umumnya dimainkan oleh seorang gadis penari yang masih perawan. Ia menari ibarat biasa dan ditengah pertunjukan ia akan kesurupan roh bidadari yang dimiliki pawangya. Pertunjukan akan semakin asik jikalau si sintren sudah mabuk dan tidak sadarkan diri.

Jawa Tengah termasuk provinsi yang masyarakatnya mempunyai  Tari dari Jawa Tengah, Klasik, Tradisional, dan Kreasi Baru
9. Tari Jlantur
Tari Jlantur ialah tarian orisinil tempat Jawa Tengah yang dimainkan sedikitnya oleh 40 pria. Tarian ini menggambarkan bentuk usaha Pangeran Diponegoro dalam perang melawan penjajah. Keempat puluh penari tersebut biasanya akan mengenakan properti tari berupa ikan kepala gaya Turki dan kuda kepang atau kuda tiruan.

10.  Tari Prawiroguno
Tari prawirogomo termasuk jenis tari kreasi gres dari Jawa Tengah yang menggambarkan ketangkasan seorang prajurit dalam berlatih. Gerakan-gerakan menyerang musuh dengan properti berupa tameng dan pedang biasanya akan menyertai pertunjukan tarian ini.

11. Tari Ronggeng
Tari ronggeng ialah tari dari Jawa yang meski mempunyai nilai estetis tinggi, namun peminatnya mulai turun di masa kini. Tema tarian yang erotis serta gerakan penarinya yang cenderung sanggup membangkitkan nafsu lelaki menciptakan tarian yang diciptakan Endang Caturwati ini dirasa tak cocok untuk dipertunjukan di masa kini ini.

12. Tari Kumbang
Tari Kumbang ialah tari dari Jawa tengah yang mengilustrasikan sepasang kumbang jantan dan betina yang tengah mengisap sari bunga di taman. Keduanya berterbangan kian ke mari sembari berkejar-kejaran. Suasana romantis yang ditunjukan dalam tarian tersebut akan menciptakan para penonton berimajinasi sangat jauh. Oleh sebab itu, tarian ini sampai kini masih menjadi favorit bagi muda mudi di Jawa Tengah.

13. Tari Wira Pertiwi
Tarian Wira Pertiwi ada contoh tari kreasi gres ciptaan Bagong Kussudiardjo yang cukup dikenal sampai dikala ini. Tarian ini menggambarkan sosok kepahlawanan seorang prajurit putri Jawa. Ketegasan, ketangkasan, dan ketangguhan mereka tergambar terang dalam gerak tarian yang dinamis.

Nah, itulah beberapa tari dari Jawa Tengah mulai dari jenis tari klasik, tari tradisional, sampai tari kreasi gres yang dikembangkan oleh para musisi-musisi tari Jawa Tengah. Semoga goresan pena ini sanggup bermanfaat dalam menambah khasanah pengetahuan kita ihwal tari Indonesia.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/

6 Peninggalan Sejarah Islam Di Indonesia Beserta Gambarnya

Peninggalan Sejarah Islam Di Indonesia - Sejak agama dan kebudayaan Islam memasuki Indonesia, terjadilah proses Islamisasi terhadap masyarakat di nusantara. Bersamaan dengan proses Islamisasi itu, mulailah terjadi perubahan sosial budaya ke arah pembentukan budaya gres yang bernafaskan Islam.  Seperti diketahui bahwa, sebelum kedatangan agama dan kebudayaan Islam, budaya Indonesia masih bercorak Hindu dan Budha, namun seiring dengan masuknya budaya Islam ke Indonesia, proses integrasi budaya Hindu - Budha dengan kebudayaan Islam pun menjadi tidak sanggup dihindarkan.

Peninggalan Sejarah Islam di Indonesia

Perlu diketahui bahwa, dalam proses integrasi budaya tersebut, tidak terjadi ketegangan yang berarti meskipun ada 3 unsur agama dan kebudayaan yang saling berbeda di dalamnya. Hal ini disebabkan lantaran tokoh-tokoh Islam pada masa itu tidak bersikap memusuhi, dan justru bersifat saling merangkul. Adapun dalam proses integrasi tersebut, beberapa peninggalan sejarah sanggup kita lihat sebagai buktinya sampai kini. Apa saja peninggalan sejarah Islam di Indonesia tersebut? Simak uraiannya berikut ini!

 Sejak agama dan kebudayaan Islam memasuki Indonesia 6 Peninggalan Sejarah Islam di Indonesia beserta Gambarnya

1. Masjid

Salah satu peninggalan sejarah Islam di Indonesia yang paling banyak ditemukan sampai sekarang yaitu masjid. Seperti diketahui bahwa masjid merupakan tempat ibadah bagi umat Islam, sehingga masuk akal jikalau seni arsitektur Islam satu inilah yang paling gampang kita lihat keberadaannya ketika ini.

Adapun terkait dengan kentalnya budaya Hindu dan Budha di masa awal penyebaran Islam di Indonesia, seni arsitektur masjid juga dipengaruhi oleh akulturasi budaya lokal yang ada ketika itu. Berbeda dengan masjid-masjid di Jazirah Arab, arsitektur masjid di Indonesia mempunyai beberapa keunikan. Keunikan tersebut terletak pada susunan atapnya yang berundak dan berbentuk limas, adanya bangunan serambi (pendopo), adanya mihrab atau tempat imam memimpin sholat, serta wujud masjid yang umumnya berbentuk bujur sangkar.

Pada tabel berikut, terdapat beberapa pola masjid peninggalan sejarah Islam di Indonesia pada masa silam.
No Nama Lokasi Peninggalan
1. Masjid Agung Demak Demak, Jateng Abad 14 M
2. Masjid Ternate Ternate, Ambon Abad 14 M
3. Masjid Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur Abad 15 M
4. Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh Banda Aceh, DI Aceh Abad 15 M
5. Masjid Kudus Kudus, Jateng Abad 15 M
6. Masjid Banten Banten, Banten Abad 15 M
7. Masjid Cirebon Cirebon, Jawa Barat Abad 15 M
8. Masjid Katangga Katangga, Sulawesi Utara Abad 16 M

2. Kaligrafi

Selain masjid, peninggalan sejarah Islam di Indonesia yang masih sanggup kita jumpai sampai sekarang yaitu seni kaligrafi. Bagi Anda yang belum tahu, kaligrafi yaitu suatu seni menulis karakter Arab dengan gaya dan susunan yang indah. Tulisan Arabnya sendiri umumnya diambil dari potongan surat atau ayat-ayat dalam Al Quran.

 Sejak agama dan kebudayaan Islam memasuki Indonesia 6 Peninggalan Sejarah Islam di Indonesia beserta Gambarnya
Seni kaligrafi yang menjadi peninggalan sejarah Islam di Indonesia pada masa silam sanggup kita temukan sebagai hiasan ukir atau tulis contohnya pada dinding masjid, gapura, atau pada kerikil nisan. Contoh beberapa seni kaligrafi pada kerikil nisan contohnya terdapat pada makam beberapa orang berikut ini.
No Makam dari Lokasi Peninggalan
1. Fatima binti Maimun Gresik, Jawa Timur Abad 13 M
2. Ratu Nahrasiyah Samudra Pasai Abad 14 M
3. Maulana Malik Ibrahim Gresik, Jawa Timur Abad 15 M
4. Sunan Giri Gresik, Jawa Timur Abad 15 M
5. Sunan Gunung Jati Cirebon, Jawa Barat Abad 15 M
6. Sunan Kudus dan Sunan Muria Kudus, Jawa Tengah Abad 15 M
7. Sunan Kalijaga Demak, Jawa Tengah Abad 15 M
8. Makam raja-raja Banten Imogiri Abad 16 M

3. Keraton atau Istana

Keraton atau istana yang merupakan tempat tinggal bagi raja dan keluarganya bahwasanya telah ada semenjak jaman imbas kebudayaan Hindu dan Budha. Hanya saja, sesudah Islam masuk, arsitektur keraton menjadi lebih banyak dipengaruhi oleh gaya arsitektur Timur Tengah. Beberapa keraton peninggalan sejarah Islam di Indonesia tersebut yang sampai sekarang masih terawat contohnya Istana Kesultanan Ternate, Istana Kesultanan Tidore, Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kesultanan Aceh, Istana Sorusuan, Istana Raja Gowa Keraton Kasultanan, dan Keraton Pakualaman.

4. Kitab dan Kesusastraan

Peninggalan sejarah Islam di Indonesia bukan hanya sanggup ditemukan dalam bentuk seni dan gaya arsitektur. Kesusatraan juga berkembang cukup pesat sesudah masuknya pengaruh agama Islam di Indonesia. Kesusastraan tersebut tertuang dalam bentuk suluk, hikayat, babad, dan syair. Beberapa peninggalan kesusastraan Islam di Indonesia antara lain syair Perahu karya Hamzah Fansuri, syair Si Burung Pingai, syair Abdul Muluk, syair gurindam dua belas karya Ali Haji, hikayat nabi-nabi, hikayat sultan-sultan Aceh, dan hikayat klarifikasi penciptaan langit dan bumi.

5. Pesantren

Sejak masuknya Islam di Indonesia, pesantren telah menjadi forum pendidikan agama yang telah melahirkan banyak mubaligh. Pesantren dianggap sebagai salah satu peninggalan sejarah Islam di Indonesia lantaran dianggap turut berperan serta dalam kemajuan syiar Islam Nusantara.

Pesantren di Indonesia pertama kali dibangun pada masa kekuasaan Prabu Kertawijaya dari Majapahit. Pesantren yang didirikan di tempat Jawa oleh Sunan Ampel ini lalu melahirkan banyak orang-orang terpelajar. Para santri diajari wacana banyak hal menyerupai bahasa Arab, pendalaman Al Quran, kitab Kuning, tauhid, fiqih, akhlak, dan tasawuf.

Beberapa pesantren besar yang ada di Indonesia antara lain Pesantren Lasem di Rembang, Pesantren Tebuireng di Jombang, Pesantren Asembagus di Situbondo, Pesantren Lirboyo di Kediri, Al-Kautsar Medan, dan Pesantren As-Shiddiqiyyah di Jakarta.

 Sejak agama dan kebudayaan Islam memasuki Indonesia 6 Peninggalan Sejarah Islam di Indonesia beserta Gambarnya

6. Tradisi

Beberapa tradisi yang sampai sekarang masih dipakai sebagian masyarakat Islam menyerupai ziarah, sedekah, atau upacara adab Jawa sekaten juga merupakan bukti peninggalan sejarah Islam di Indonesia yang tak sanggup dilupakan begitu saja. Tradisi-tradisi tersebut lahir lantaran imbas Islam yang berakulturasi dengan kebudayaan lokal masyarakat ketika itu.

Nah, itulah beberapa peninggalan sejarah Islam di Indonesia yang masih sanggup kita temukan sampai ketika ini. Adanya peninggalan-peninggalan sejarah tersebut menunjukan bahwa hadirnya Islam di nusantara bukan hanya mempengaruhi iman dan agama masyarakat, melainkan juga seluruh aspek kehidupan. Semoga bermanfaat.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com/